<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Warta Ahmadiyah &#187; InterFaith</title>
	<atom:link href="/lintas-iman-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://warta-ahmadiyah.org</link>
	<description>Serba Serbi Jamaah Muslim Ahmadiyah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2014 07:07:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.9.1</generator>
	<item>
		<title>Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2014 10:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[April 2014]]></category>
		<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tribun Medan]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kristen]]></category>
		<category><![CDATA[lintas iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1987</guid>
		<description><![CDATA[<p>“PELATIHAN ini diikuti oleh berbagai kalangan komunitas korban intoleransi dan organisasi mahasiswa seperti komunitas Ahmadiyah Berastagi, komunitas Ahmadiyah Langkat, komunitas Ahmadiyah Medan, Komunitas Ahmadiyah Deli Serdang komunitas Gereja Aceh Singkil, komunitas jemaat gereja HKBP Sibuhuan, kominitas Gereja HKBP Binjai, komunitas Pemena, Komunitas Umat Budha, HIMMAH IAIN Sumatera Utara dan lain-lain,” kata Kristina di Medan, Sabtu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/">Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/antara-rakyat-dan-publik-politik-komunikasi-pemilu-2014/" rel="bookmark" title="Antara ‘Rakyat’ dan ‘Publik’: Politik Komunikasi Pemilu 2014">Antara ‘Rakyat’ dan ‘Publik’: Politik Komunikasi Pemilu 2014 </a></li>
<li><a href="/sultan-dan-polisi-diminta-redam-intoleransi/" rel="bookmark" title="Sultan dan Polisi Diminta Redam Intoleransi">Sultan dan Polisi Diminta Redam Intoleransi </a></li>
<li><a href="/membatalkan-warisan-sektarian-dan-intoleransi-yudhoyono/" rel="bookmark" title="Membatalkan Warisan Sektarian dan Intoleransi Yudhoyono">Membatalkan Warisan Sektarian dan Intoleransi Yudhoyono </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“PELATIHAN ini diikuti oleh berbagai kalangan komunitas korban intoleransi dan organisasi mahasiswa seperti komunitas Ahmadiyah Berastagi, komunitas Ahmadiyah Langkat, komunitas Ahmadiyah Medan, Komunitas Ahmadiyah Deli Serdang komunitas Gereja Aceh Singkil, komunitas jemaat gereja HKBP Sibuhuan, kominitas Gereja HKBP Binjai, komunitas Pemena, Komunitas Umat Budha, HIMMAH  IAIN Sumatera Utara<span id="more-1987"></span> dan lain-lain,” kata Kristina di Medan, Sabtu (26/4).</p></blockquote>
<p><strong><a href="http://medan.tribunnews.com/2014/04/26/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan" title="Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan (laporan wartawan Tribun Medan: Truly; rilis: Sabtu, 26 April 2014, 23:32 WIB)" target="_blank">TRIBUN-MEDAN.com</a>, MEDAN</strong> &#8211; Korban-korban intoleransi dan kelompok minoritas keagamaan yang rentan menjadi korban intoleransi sepakat membentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan (FKK), akhir Pebruari 2014 lalu.  Atas dasar komitmen untuk mewujudkan perdamaian dalam keberagaman, FKK menabur visi untuk terwujudnya Sumut dan Aceh yang kondusif sebagai barometer kerukunan umat beragama.</p>
<p>Staf Advokasi Aliansi Sumut Bersatu (ASB), Kristina Pakpahan mengatakan, pembentukan FKK ini berawal dari pelaksanaan Pelatihan Konseling, Paralegal dan Resolusi Konflik: Toleransi Berspektif Hukum dan HAM Bagi Kelompok Korban Intoleransi, Kelompok Agama dan Kelompok Minoritas Lainnya yang dilaksanakan ASB tanggal 24-26 Februari 2014.</p>
<p>“Pelatihan ini diikuti oleh berbagai kalangan komunitas korban intoleransi dan organisasi mahasiswa seperti komunitas Ahmadiyah Berastagi, komunitas Ahmadiyah Langkat, komunitas Ahmadiyah Medan, Komunitas Ahmadiyah Deli Serdang komunitas Gereja Aceh Singkil, komunitas jemaat gereja HKBP Sibuhuan, kominitas Gereja HKBP Binjai, komunitas Pemena, Komunitas Umat Budha, HIMMAH  IAIN Sumatera Utara dan lain-lain,” kata Kristina di Medan, Sabtu (26/4).</p>
<p>Menurut Kristina, sejak tahun 2011 hingga sekarang ASB telah menemukan berbagai kasus praktek intoleransi di Sumatera Utara dan Aceh. Hal ini pun menimbulkan keprihatinan akan kasus-kasus tersebut. Saat pelatihan kemarin, kata Kristina, komunitas saling sharing apa yang dirasakan dikelompoknya masing-masing mulai dari kasus-kasus yang mereka hadapi hingga kemudian bagaimana mereka harus bertahan dikomunitasnya dengan berbagai ancaman yang harus mereka hadapi.</p>
<p>“Kenyataan ini membuat mereka mempunyai keinginan dan tujuan yang sama yaitu bagaimana supaya hak mereka sebagai warga negara Indonesia terpenuhi khususnya dalam kebebasan beragama dan berkeyakinan. Inilah yang menjadi dasar mengapa FKK dibentuk,” kata Kristina.</p>
<p>Dikatakan Kristina, lewat FKK ini, para komunitas dapat memberikan penguatan kepada anggota FKK, melakukan pendekatan sosial yang persuasif antar komunitas dan ormas, melakukan advokasi kebijakan dan kasus serta membangun solidaritas antar kelompok korban dan minoritas lainnya.<br />
Kristina menambahkan, kepengurusan FKK telah dibentuk dan dikukuhkan Rabu (23/4) lalu. Terpilih sebagai ketua: Surya (Ahmadiyah), tiga wakil ketua yakni: Bodhi Putra (Budha), Andhi Nova (Himmah IAIN) dan Matha Riswan. Selanjutnya Kristina (ASB) sebagai sekretaris dan Ngesty (Ahmadiyah) sebagai bendahara.</p>
<p>(<strong>top/tribun-medan.com</strong>)</p>
<p>&#8211;<br />
KEPENGURUSAN LENGKAP FKK<br />
Nama Organisasi: Forum Komunikasi kebhinnekaan (FKK)<br />
Pelindung: Habib Ahmad (Ahmadiyah), Ir. Djunaidi (Ahmadiyah) </p>
<p>Penasehat: Pdt. Erde Berutu, S.Th (GKPPD), Irwansyah (Lembaga Pengkajian Kerukunan Umat Beragama), Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Andi Wiranata, SE (Lembaga Kemasyarakat Konghuchu Indonesia), Satya Mohan, Spd. H (Parisada Hindu Dharma Indonesia)</p>
<p>Pengarah: ASB<br />
Ketua: Surya (Ahmadiyah)<br />
Wakil Ketua: Pak Bodhi Putra (Budha), Andhi Nova (Himmah IAIN), Matha Riswan, Spd.H (PHDI)<br />
Sekretaris: Kristina (ASB)<br />
Wakil Sekretaris: Satria  (GKPPD)<br />
Bendahara: Ngesty (Ahmadiyah)<br />
Publikasi: Kristina (ASB), Ngesty (Ahmadiyah), Simon<br />
Konseling: Nella (Ahmadiyah), Pdt. Mustar Padang, STh (GKPPD), Iksan (Himmah IAIN)<br />
Advokasi: Ir. Pandapotan Nababan (HKBP), Safrizal (GKPPD)<br />
Dokumentasi: Tigor Padang<br />
Humas: Muhammad Hanafi Sihotang (Jemaat Mesjid Almunawar, Sarulla)</p>
<p>Investigasi: Guster, Gegoh (GKPPD), Boho Simorangkir (Ikatan Mahasiswa Kristen – IMKRIS SEJARAH UNIMED), Sattar (Ahmadiyah), Indra Paulae (PMII)</p>
<p>Pendidikan: Hasmar Siregar (Ahmadiyah), Rawi (PHDI)<br />
Sosial: Bodhi (Budha), Li Cai Phin (Konghuchu), Subashan  (PHDI), Ir. Djunaidi Ashari (Ahmadiyah)</p>
<p>(<strong>IinQA/ARH</strong>)</p>
<p>&#8211;<br />
GAMBAR: PENGUKUHAN PENGURUS &#8211; Para pengurus Forum Komunikasi Kebhinnekaan (FKK) foto bersama usai pengkuhan dan deklarasi FKK di Hotel Grand Antares Medan, Rabu (23/4/2014). (108) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/">Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/antara-rakyat-dan-publik-politik-komunikasi-pemilu-2014/" rel="bookmark" title="Antara ‘Rakyat’ dan ‘Publik’: Politik Komunikasi Pemilu 2014">Antara ‘Rakyat’ dan ‘Publik’: Politik Komunikasi Pemilu 2014 </a></li>
<li><a href="/sultan-dan-polisi-diminta-redam-intoleransi/" rel="bookmark" title="Sultan dan Polisi Diminta Redam Intoleransi">Sultan dan Polisi Diminta Redam Intoleransi </a></li>
<li><a href="/membatalkan-warisan-sektarian-dan-intoleransi-yudhoyono/" rel="bookmark" title="Membatalkan Warisan Sektarian dan Intoleransi Yudhoyono">Membatalkan Warisan Sektarian dan Intoleransi Yudhoyono </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Taman Sobat KBB, kekuatan korban diskriminasi agama</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2014 10:50:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Maret 2014]]></category>
		<category><![CDATA[SatuHarapan.com]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[KBB]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[NTB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1914</guid>
		<description><![CDATA[<p>GAMBAR: Nasirudin dari jemaah muslim Ahmadiyah NTB, Pendeta Palti Panjaitan, Dewi Nova, dan Wawan dari jemaat muslim Ahmadiyah Jakarta, menanam pohon di taman toleransi. (Foto: Ricky Husein). &#8211; BOGOR, SATUHARAPAN.COM &#8211; Perjuangan Solidaritas Korban untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Sobat KBB) sebagai gerakan moral ibarat sebuah taman yang perlu dirawat dan ditumbuhkan menjadi kekuatan bersama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama/">Taman Sobat KBB, kekuatan korban diskriminasi agama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bupati-ciamis-memperuncing-konflik-agama-di-ciamis/" rel="bookmark" title="Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis">Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis </a></li>
<li><a href="/terjadi-lagi-diskriminasi-kepada-jemaat-ahmadiyah-cipeyeum/" rel="bookmark" title="Terjadi lagi, diskriminasi kepada Jemaat Ahmadiyah Cipeyeum">Terjadi lagi, diskriminasi kepada Jemaat Ahmadiyah Cipeyeum </a></li>
<li><a href="/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/" rel="bookmark" title="Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan">Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>GAMBAR: Nasirudin dari jemaah muslim Ahmadiyah NTB, Pendeta Palti Panjaitan, Dewi Nova, dan Wawan dari jemaat muslim Ahmadiyah Jakarta, menanam pohon di taman toleransi. (Foto: Ricky Husein).<span id="more-1914"></span></p></blockquote>
<p>&#8211;<br />
BOGOR, <strong><a href="http://www.satuharapan.com/read-detail/read/taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama" title="Taman Sobat KBB, Kekuatan Korban Diskriminasi Agama (rilis: 21:05 WIB | Rabu, 26 Maret 2014)" target="_blank">SATUHARAPAN.COM</a></strong> &#8211; Perjuangan Solidaritas Korban untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Sobat KBB) sebagai gerakan moral ibarat sebuah taman yang perlu dirawat dan ditumbuhkan menjadi kekuatan bersama para korban. Demikian disampaikan oleh Dewi Nova seusai kegiatan penanaman pohon di area taman toleransi di lokasi pertemuan Sobat KBB di Bogor pagi ini, Rabu (26/3).</p>
<p>Dewi Nova dalam pertemuan Sobat KBB bertindak sebagai fasilitator, mengamati bahwa selama 3 hari berkumpul  anggota Sobat KBB sudah pada tahap tidak lagi tergantung pada siapapun untuk menyuarakan kondisi diskriminasi yang dihadapinya. &#8220;Ini adalah sebuah keberhasilan dari pendampingan dan juga kebersamaan yang setahun dibangun bersama Sobat KBB,&#8221; kata Dewi Nova.</p>
<p>Sekitar 40 orang dari komunitas yang terdiskriminasi hak-hak beragama dan berkeyakinan berkumpul untuk saling mengumpulkan kekuatan dengan menguatkan solidaritas dan keorganisasian, tetapi sekaligus saling memahami keyakinan-keyakinan yang berbeda. &#8220;Ini tdak mudah, mengingat kondisi mereka yang seringkali dalam tekanan dan diskriminasi,&#8221; demikian kata Dewi Nova.</p>
<p>Dewi Nova adalah penggagas ide taman toleransi, yang berharap bisa setiap tahun untuk mengajak para penggiat keberagaman dan kebebasan beragama dari berbagai elemen untuk menjadikan taman toleransi  menjadi lambang perjuangan bersama.</p>
<p>Taman toleransi ini menurut pendeta Palti adalah bentuk aktualisasi dan refleksi yang mendalam sebagai bagian dari kehidupan beriman. Pendeta Palti Panjaitan bertindak sebagai Ketua Koordinator Nasional Sobat KBB, menemani Engkus Ruswana dari kelompok kepercayaan penghayat yang melakukan ritual penanaman pohon.</p>
<p>Engkus dengan khidmat memanjatkan doa memohon restu kepada Tuhan, alam dan leluhur untuk tanaman yang ditanam hari ini. Dalam bahasa sunda upacara ini disebut dengan amit sun. Kegiatan ini cukup berkesan bagi peserta lain, karena sekaligus dapat melihat dan memahami penanaman pohon sebagai kegiatan yang sungguh bermakna, demikian ditegaskan kembali oleh Dewi Nova.</p>
<p><strong>Semua Orang Bersaudara</strong><br />
<div id="attachment_1916" style="width: 310px" class="wp-caption alignright"><a href="/wp-content/uploads/2014/04/KBB-news_14193_1395824658.jpg"><img src="/wp-content/uploads/2014/04/KBB-news_14193_1395824658-300x200.jpg" alt="KBB news 14193 1395824658 300x200 Taman Sobat KBB, kekuatan korban diskriminasi agama" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-1916" title="Taman Sobat KBB, kekuatan korban diskriminasi agama" /></a><p class="wp-caption-text">Anggota Sobat KBB seusai penanaman pohon di taman toleransi.</p></div>Menurut Budi Santosa dari komunitas Sedulur Sikep Kudus, penerus ajaran masyarakat Samin, bercerita tentang menanam pohon adalah menanam kehidupan, setiap orang berbeda bisa saja berbeda, apapun latar belakang dan agamanya, tetapi mendapatkan manfaat bersama dari sebuah pohon yang ditanam, tumbuh besar dan berbuah.</p>
<p>Pada kegiatan menanam dalam taman toleransi, Budi Santosa berharap, &#8220;Sebuah pohon kita bisa menjadi tempat berteduh bersama, dengan damai, ini adalah simbol bersama untuk sumber kehidupan bersama, tanpa melihat perbedaan, tanpa melihat agamanya.&#8221; Budi Santosa mengatakan bahwa agama sebagai sebuah &#8220;laku hidup&#8221; atau pengatur hidup, dalam bahasa jawa &#8220;ageman&#8221;, bagi tingkah laku, ucapan hendaknya  jangan sampai menjadi gangugnan, satu bagi yang lain.&#8221;</p>
<p>Dalam pemahaman kehidupan masyarakat, Budi Santosa menjelaskan, agama bisa berbeda tetapi, &#8220;rasa&#8221; agama sama, ibarat dicubit, setiap orang akan merasa sakit bila disakiti. Manusia ada sebelum ada agama, dan agama adalah aturan yang bertujuan mengatur manusia supaya tahu benar dan salah, baik dan buruk. &#8220;Semua orang adalah bersaudara, apapun agamanya, agama bisa saja seakan untuk diri sendiri, tetapi bila berpikir tentang manusia, semua manusia adalah saudara kita,&#8221; demikian kata pak Budi.</p>
<p>&#8220;Opo agamamu, sing penting kowe sedulurku,&#8221; demikian pak Budi Santosa menegaskan, yang berarti, &#8220;Apapun agamamu, yang penting kamu adalah saudaraku.&#8221;</p>
<p>Penulis: <strong>Kris Hidayat</strong>; editor: <strong>Bayu Probo</strong> (111) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama/">Taman Sobat KBB, kekuatan korban diskriminasi agama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bupati-ciamis-memperuncing-konflik-agama-di-ciamis/" rel="bookmark" title="Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis">Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis </a></li>
<li><a href="/terjadi-lagi-diskriminasi-kepada-jemaat-ahmadiyah-cipeyeum/" rel="bookmark" title="Terjadi lagi, diskriminasi kepada Jemaat Ahmadiyah Cipeyeum">Terjadi lagi, diskriminasi kepada Jemaat Ahmadiyah Cipeyeum </a></li>
<li><a href="/korban-intoleransi-bentuk-forum-komunikasi-kebhinnekaan/" rel="bookmark" title="Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan">Korban intoleransi bentuk Forum Komunikasi Kebhinnekaan </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/taman-sobat-kbb-kekuatan-korban-diskriminasi-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imdadun Rahmat Usul Desk KBB di Komnas HAM</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2014 09:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Maret 2014]]></category>
		<category><![CDATA[SatuHarapan.com]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KBB]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[NTB]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[syiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1906</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#8230;PERWAKILAN komunitas korban pelanggaran KBB yang hadir antara lain Engkus Ruswana (Presidium Badan Koordinasi Organisasi Kepercayaan &#8211; BKOK), Budi Santoso (Sedulur Sikep Kudus) dan Ahmad Nasirudin dari komunitas Ahmadiyah NTB, Ibu Endek komunitas Kaharingan, Kalimantan Tengah, komunitas Ahmadiyah, Syiah dari komunitas anggota Sobat KBB lainnya. &#8211; BOGOR, SATUHARAPAN.COM &#8211; Imdadun Rahmat, Komisioner Komisi Nasional HAM [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham/">Imdadun Rahmat Usul Desk KBB di Komnas HAM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bupati-ciamis-memperuncing-konflik-agama-di-ciamis/" rel="bookmark" title="Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis">Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis </a></li>
<li><a href="/capres-dan-cawapres-diminta-jamin-hak-kebebasan-beragama/" rel="bookmark" title="Capres dan Cawapres diminta jamin hak kebebasan beragama">Capres dan Cawapres diminta jamin hak kebebasan beragama </a></li>
<li><a href="/jalaluddin-rahmat-saya-menang-di-kandang-macan/" rel="bookmark" title="Jalaluddin Rahmat: “Saya Menang di Kandang Macan”">Jalaluddin Rahmat: “Saya Menang di Kandang Macan” </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8230;PERWAKILAN komunitas korban pelanggaran KBB yang hadir antara lain Engkus Ruswana (Presidium Badan Koordinasi Organisasi Kepercayaan &#8211; BKOK), Budi Santoso (Sedulur Sikep Kudus) dan Ahmad Nasirudin dari komunitas <strong>Ahmadiyah</strong> NTB, Ibu Endek komunitas Kaharingan, Kalimantan Tengah, komunitas <strong>Ahmadiyah</strong>, Syiah dari komunitas anggota Sobat KBB lainnya.</p></blockquote>
<p>&#8211;<br />
BOGOR, <strong><a title="Imdadun Rahmat usul desk KBB di Komnas HAM (rilis: 18:01 WIB | Senin, 24 Maret 2014)" href="http://www.satuharapan.com/read-detail/read/imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham" target="_blank">SATUHARAPAN.COM</a></strong> &#8211; Imdadun Rahmat, Komisioner Komisi Nasional HAM ( Komnas HAM ) mengusulkan ada desk khusus yang mengurusi kebebasan beragama dan Berkeyakinan (KBB). Imdad juga dengan jujur mengakui bahwa isu Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) masih merupakan isu pinggiran. “Saya berusaha untuk membawa isu KBB ke tengah,” jelas Imdad, Senin (24/3).</p>
<p>Sekretaris Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) ini menegaskan bahwa ia telah bertindak sebagai special rapporteur (pelapor khusus) dalam isu KBB di Komnas HAM. Imdad menyampaikan usulan desk KBB tersebut di hadapan korban pelanggaran kasus KBB di Desa Candali, Bogor, bersama Lili Pintauli Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada pertemuan konsolidasi Solidaritas Korban Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Sobat KBB). Sobat KBB adalah jejaring perjuangan bagi kebebasan beragama dan berkeyakinan yang dibentuk pada 3 Maret tahun 2013, dalam pertemuan di Jakarta. Sobat KBB dimaksudkan untuk memperkuat solidaritas di antara para korban yang marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Acara pertemuan konsolidasi Sobat KBB ini diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari 40 orang komunitas yang selama ini menjadi korban tindak kekerasan atas nama agama dan sisanya adalah lembaga yang selama ini mendampingi korban-korban tersebut. Kegiatan ini telah dimulai sejak Minggu (23/3) dan direncanakan berlangsung hingga Kamis (27/3).</p>
<p>Kehadiran Imdad sebagai narasumber lembaga HAM pada pertemuan Sobat KBB, menurut Imdad karena dia merasa perlu untuk berbicara dengan korban dan pendampingnya tentang strategi gerakan bersama untuk KBB. “Memang hingga sekarang masih banyak kegundahan tentang tidak maksimalnya peran Komnas HAM,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).</p>
<p>Menurut Achol Firdaus dari Center for Marginalized Communities Studies (C-Mars) Surabaya yang mengamati pertemuan yang berlangsung, mengatakan bahwa respon dari teman-teman korban KBB sangat positif dan dalam diskusi yang berlangsung sangat antusias agar desk KBB dapat berperan lebih baik dalam menyelesaikan masalah kebebasan beragama dan berkeyakinan yang masih marak terjadi. Pertemuan korban dan lembaga HAM Nasional cukup memberikan harapan bagi proses konsolidasi Sobat KBB yang tengah berlangsung.</p>
<p>Tampak dari perwakilan komunitas korban pelanggaran KBB yang hadir antara lain Engkus Ruswana (Presidium Badan Koordinasi Organisasi Kepercayaan &#8211; BKOK), Budi Santoso (Sedulur Sikep Kudus) dan Ahmad Nasirudin dari komunitas Ahmadiyah NTB, Ibu Endek komunitas Kaharingan, Kalimantan Tengah, komunitas Ahmadiyah, Syiah dari komunitas anggota Sobat KBB lainnya.</p>
<div id="attachment_1907" style="width: 310px" class="wp-caption alignright"><a href="/wp-content/uploads/2014/04/DAUS-news_14105_1395654311.png"><img class="size-medium wp-image-1907" src="/wp-content/uploads/2014/04/DAUS-news_14105_1395654311-300x200.png" alt="DAUS news 14105 1395654311 300x200 Imdadun Rahmat Usul Desk KBB di Komnas HAM" width="300" height="200" title="Imdadun Rahmat Usul Desk KBB di Komnas HAM" /></a><p class="wp-caption-text">Koordinator Nasional Sobat KBB Firdaus Mubarik, Palti Panjaitan, Dian Jenny.</p></div>
<p>Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya antara lain Palti Panjaitan (Pendeta HKBP Philadelfia) yang juga sebagai ketua Koordinator Nasional Sobat KBB. Dari komunitas Ahmadiyah diwakili oleh Firdaus Mubarik, Dian Jenni dari Penghayat Sapta Dharma Surabaya, Kris Hidayat dari GKI Yasmin Bogor, masing-masing sebagai anggota Koordinator Nasional Sobat KBB.</p>
<p>Sementara beberapa perwakilan lembaga yang selama ini turut mendampingi kasus-kasus keberagamaan diantaranya adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Setara Institute, Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), C-Mars Surabaya, Lembaga Strudi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang, Lembaga Advokasi Pluralisme (Lapar) Makassar dan lain-lain.</p>
<p>&#8211;<br />
GAMBAR:</p>
<p>(1) Imdadun Rahmat—Komisioner Komnas HAM (kanan) dan Lili Pintauli dari LPSK berbicara di pertemuan konsolidari Solidaritas Korban Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Sobat KBB), Senin (24/3). (Foto: Ricky Husein).</p>
<p>(2) Koordinator Nasional Sobat KBB Firdaus Mubarik, Palti Panjaitan, Dian Jenny. (115) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham/">Imdadun Rahmat Usul Desk KBB di Komnas HAM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bupati-ciamis-memperuncing-konflik-agama-di-ciamis/" rel="bookmark" title="Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis">Bupati Ciamis memperuncing konflik agama di Ciamis </a></li>
<li><a href="/capres-dan-cawapres-diminta-jamin-hak-kebebasan-beragama/" rel="bookmark" title="Capres dan Cawapres diminta jamin hak kebebasan beragama">Capres dan Cawapres diminta jamin hak kebebasan beragama </a></li>
<li><a href="/jalaluddin-rahmat-saya-menang-di-kandang-macan/" rel="bookmark" title="Jalaluddin Rahmat: “Saya Menang di Kandang Macan”">Jalaluddin Rahmat: “Saya Menang di Kandang Macan” </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/imdadun-rahmat-usul-desk-kbb-di-komnas-ham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Mengecam Serangan Kuil dan Dharamshalla Hindu di Pakistan</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/jamaah-muslim-ahmadiyah-amerika-mengecam-serangan-atas-kuil-dan-dharamshalla-hindu-di-pakistan/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jamaah-muslim-ahmadiyah-amerika-mengecam-serangan-atas-kuil-dan-dharamshalla-hindu-di-pakistan</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/jamaah-muslim-ahmadiyah-amerika-mengecam-serangan-atas-kuil-dan-dharamshalla-hindu-di-pakistan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2014 08:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyya]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[pakistan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1758</guid>
		<description><![CDATA[<p>Muslim Amerika berdiri dalam solidaritas dengan Hindu Amerika untuk memperjuangkan kebebasan universal agama dan perlindungan bagi semua rumah ibadah Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika mengutuk serangan pembakaran baru-baru ini atas kuil dan dharamshalla Hindu di Larkana, terletak di provinsi Sindh Pakistan. Serangan ini adalah antitesis dari Islam, yang memperjuangkan perdamaian dan toleransi untuk semua. Jamaah Muslim [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-amerika-mengecam-serangan-atas-kuil-dan-dharamshalla-hindu-di-pakistan/">Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Mengecam Serangan Kuil dan Dharamshalla Hindu di Pakistan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/" rel="bookmark" title="Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD </a></li>
<li><a href="/ahmadiyah-indonesia-sambut-baik-kaukus-ahmadiyah-di-amerika/" rel="bookmark" title="Ahmadiyah Indonesia sambut baik kaukus Ahmadiyah [di] Amerika">Ahmadiyah Indonesia sambut baik kaukus Ahmadiyah [di] Amerika </a></li>
<li><a href="/bentuk-kaukus-parlemen-perjuangkan-hak-hak-muslim-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah">Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong>Muslim Amerika berdiri dalam solidaritas dengan Hindu Amerika untuk memperjuangkan kebebasan universal agama dan perlindungan bagi semua rumah ibadah</strong></p>
<p align="justify">Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika mengutuk serangan pembakaran baru-baru ini atas kuil dan dharamshalla Hindu di Larkana, terletak di provinsi Sindh Pakistan. Serangan ini adalah antitesis dari Islam, yang memperjuangkan perdamaian dan toleransi untuk semua. Jamaah Muslim Ahmadiyah mencela setiap upaya untuk pembenaran atas serangan biadab tersebut.</p>
<p align="justify">&#8220;<em>Sebagai Muslim, kita wajib melindungi semua tempat ibadah, terlepas dari kelompok agama mana mereka berasal: Hindu, Kristen, Yahudi atau Muslim, mereka semua layak mendapat rasa hormat dan perlindungan yang sama</em>,&#8221; kata Dr Nasim Rehmatullah, National Wakil Presiden Nasional Jamaah Muslim Ahmadiyah , &#8220;Jamaah Muslim Ahmadiyah menyeru pemerintah Pakistan untuk menangkap mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengambil tindakan yang lebih keras untuk membersihkan Pakistan dari momok ekstremisme. Doa dan simpati kami menyertai saudara-saudara Hindu kami di Pakistan dan di seluruh dunia. &#8220;</p>
<p align="justify">Kontak :</p>
<p>Qasim Rashid</p>
<p>(202) 499-7035</p>
<p>qasim.rashid@ahmadiyya.us</p>
<p>@Islam_Press</p>
<p align="justify"><strong>Tentang Jamaah Muslim Ahmadiyah</strong></p>
<p align="justify">Jamaah Muslim Ahmadiyah adalah gerakan internasional yang dinamis, reformis dan cepat tumbuh dalam Islam. Didirikan pada tahun 1889, Jamaah mencakup lebih dari 200 negara dengan keanggotaan melebihi puluhan juta. Jamaah Muslim Ahmadiyah USA, didirikan pada tahun 1920, adalah salah satu organisasi Muslim Ameika pertamar</p>
<p align="justify">Jamaah Muslim Ahmadiyah adalah satu-satunya organisasi Islam yang percaya bahwa mesiah yang ditunggu-tunggu telah datang dalam pribadi Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) dari Qadian, India. Ahmad mengaku sebagai kedatangan kedua  kiasan Yesus dari Nazaret dan petunjuk  ilahi, yang kedatangannya telah diramalkan oleh Nabi Islam, Muhammad. Jamaah ini percaya bahwa Allah mengutus Ahmad, seperti Yesus, untuk mengakhiri perang agama, mengutuk pertumpahan darah dan pembenahan moralitas, keadilan dan perdamaian. Munculnya Ahmad telah membawa era kebangkitan dan moderasi Islam yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dia divestasi Muslim keyakinan dan praktik fanatik dengan penuh semangat memperjuangkan ajaran yang benar dan esensial Islam. Beliau melepaskan Muslim dari keyakinan dan praktik fanatik dengan memperjuangkan ajaran yang benar dan esensial dari Islam dengan penuh semangat (NAN)</p>
<p>Sumber berbahasa Inngris dapat dibaca di <a href="http://yourallen.dallasnews.com/2014/03/24/ahmadiyya-muslim-community-usa-condemns-attack-on-a-hindu-dharamshalla-and-temple-in-pakistan/" title="neighbors go ALLEN">neighbors go ALLEN</a> (268) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-amerika-mengecam-serangan-atas-kuil-dan-dharamshalla-hindu-di-pakistan/">Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Mengecam Serangan Kuil dan Dharamshalla Hindu di Pakistan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/" rel="bookmark" title="Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD </a></li>
<li><a href="/ahmadiyah-indonesia-sambut-baik-kaukus-ahmadiyah-di-amerika/" rel="bookmark" title="Ahmadiyah Indonesia sambut baik kaukus Ahmadiyah [di] Amerika">Ahmadiyah Indonesia sambut baik kaukus Ahmadiyah [di] Amerika </a></li>
<li><a href="/bentuk-kaukus-parlemen-perjuangkan-hak-hak-muslim-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah">Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/jamaah-muslim-ahmadiyah-amerika-mengecam-serangan-atas-kuil-dan-dharamshalla-hindu-di-pakistan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/asosiasi-wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-nw-merayakan-hari-perempuan-internasional/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=asosiasi-wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-nw-merayakan-hari-perempuan-internasional</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/asosiasi-wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-nw-merayakan-hari-perempuan-internasional/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2014 14:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyya]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyya times]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[humanity first]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[khalifah]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1726</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sebuah cabang lokal dari Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah (AMWA), Lajnah Imā&#8217;Illah, dari Calgary NW menyelenggarakan Seminar dan Pameran Hari Perempuan Internasioal Tahunan yang ketigakalinya pada hari Sabtu 8 Maret 2014 di lokal Multiplex Cardel Place. Acara bertajuk &#8220;Iman dan Feminisme: Apakah Agama menindas perempuan&#8221; dihadiri oleh perwakilan dari Hindu, Kristen, Yahudi dan Islam di mana [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/asosiasi-wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-nw-merayakan-hari-perempuan-internasional/">Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/" rel="bookmark" title="Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD </a></li>
<li><a href="/bentuk-kaukus-parlemen-perjuangkan-hak-hak-muslim-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah">Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah </a></li>
<li><a href="/bookstall-jamaah-muslim-ahmadiyah-bangalore-dianugerahi-stall-dengan-pembicara-terbaik/" rel="bookmark" title="Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221;">Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221; </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Sebuah cabang lokal dari Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah (AMWA), Lajnah Imā&#8217;Illah, dari Calgary NW menyelenggarakan Seminar dan Pameran Hari Perempuan Internasioal Tahunan yang ketigakalinya pada hari Sabtu 8 Maret 2014 di lokal Multiplex Cardel Place.</p>
<p align="justify">Acara bertajuk &#8220;Iman dan Feminisme: Apakah Agama menindas perempuan&#8221; dihadiri oleh perwakilan dari Hindu, Kristen, Yahudi dan Islam di mana pembicara masing-masing [perwakilan] memberikan pandangan mereka.</p>
<p align="justify">Para pembicara menjelaskan pertanyaan yang berkaitan dengan &#8220;Status Perempuan&#8221; dan &#8220;apa hak yang diberikan kepada perempuan dalam berbagai agama sesuai dengan kitab suci mereka dan ajaran pokok mereka.&#8221;</p>
<p align="justify">Presentasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa orang menyatakan terima kasih mereka karena diberi kesempatan untuk belajar dan menghapus kesalahpahaman mengenai keyakinan yang berbeda.</p>
<p align="justify"><a href="/wp-content/uploads/2014/03/wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-merayakan-hari-perempuan-internasional-3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1728" alt="wanita muslim ahmadiyah calgary merayakan hari perempuan internasional 3 300x200 Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional" src="/wp-content/uploads/2014/03/wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-merayakan-hari-perempuan-internasional-3-300x200.jpg" width="300" height="200" title="Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional" /></a></p>
<p align="justify">Menteri Federal Negara Bagian Hon. Michelle Rempel dan Menteri Associate (Alberta) Hon. Teresa Woo Paw berpartisipasi dalam seminar dan memberikan komentar.</p>
<p align="justify">Menteri Rempel berbagi kunjungannya ke acara tersebut melalui twitter dengan menunjukkan tangannya yang dihiasi dengan henna.</p>
<p align="justify">Menteri Alberta Hon. Teresa Woo Paw berbagi gambar acara itu untuk pengikut di twitternya dan mengapresiasi keberagaman yang dipromosikan dalam acara tersebut.</p>
<p align="justify">Terdapat minuman ringan yang disajikan sebelum seminar untuk semua tamu. Acara Seminar dihadiri hampir 90 perempuan.</p>
<p align="justify"><strong>IWD Exhibition</strong></p>
<p align="justify">Pameran ini dimulai pukul 10.00 WIB di lobi utama Cardel place yang sibuk, di mana beberapa organisasi perempuan di luar juga berpartisipasi.</p>
<p align="justify">Asosiasi Wanita Imigran Calgary (Ciwa), Women In Need Society (WINS), dan Calgary Public Library mengatur informasi dan tampilan stall mereka. AMWA memiliki satll yang informatif dan menampilkan promosi kesadaran tentang Status Perempuan dalam Islam.</p>
<p align="justify">Tema warna dari acara ini dikoordinasikan dengan Hari Perempuan Internasional dan dijaga dengan warna ungu dan hitam.</p>
<p align="justify">Pengaturan juga dilakukan untuk menghibur para tamu dengan Henna gratis dan penggunaan Art Nail. Hampir 60 tamu mendapat tangan mereka dihiasi dengan henna atau nail art oleh para relawan.</p>
<p align="justify">Lebih dari 150 orang berhenti untuk melihat display dan mengajukan pertanyaan.</p>
<p align="justify"><strong>Pameran Selama 2 Minggu di Perpustakaan Umum Calgary</strong></p>
<p><a href="/wp-content/uploads/2014/03/wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-merayakan-hari-perempuan-internasional-4.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1727" alt="wanita muslim ahmadiyah calgary merayakan hari perempuan internasional 4 197x300 Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional" src="/wp-content/uploads/2014/03/wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-merayakan-hari-perempuan-internasional-4-197x300.jpg" width="197" height="300" title="Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional" /></a></p>
<p align="justify">Sebuah pameran khusus diselenggarakan di Perpustakaan Umum Calgary untuk memperkenalkan Jamaah Muslim Ahmadiyah dan sumbangsih jamaah dari 22 Februari hingga 9 Maret 2014. Berikut hal-hal yang ditampilakn</p>
<ul>
<li>Foto Masih Mau&#8217;ud dan para Khalifahnya.</li>
<li>Berbagai buku ajaran-ajaran Islam</li>
<li>Berbagai brosur tentang ajaran Islam yang damai</li>
<li>Berbagai usaha yang dilakukan Humanity First</li>
<li>Foto Perdana Menteri Kanada saat menghadiri peresmian masjid Baitun Nur dan</li>
<li>Berbagai aktifitas Jamaah Ahmadiyah</li>
</ul>
<p>Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di <a title="Ahmadiyya Times" href="http://ahmadiyyatimes.blogspot.com/2014/03/canada-ahmadiyya-muslim-women.html">Ahmadiyya Times</a> (299) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/asosiasi-wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-nw-merayakan-hari-perempuan-internasional/">Asosiasi Wanita Muslim Ahmadiyah Calgary NW Merayakan Hari Perempuan Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/" rel="bookmark" title="Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD </a></li>
<li><a href="/bentuk-kaukus-parlemen-perjuangkan-hak-hak-muslim-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah">Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah </a></li>
<li><a href="/bookstall-jamaah-muslim-ahmadiyah-bangalore-dianugerahi-stall-dengan-pembicara-terbaik/" rel="bookmark" title="Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221;">Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221; </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/asosiasi-wanita-muslim-ahmadiyah-calgary-nw-merayakan-hari-perempuan-internasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2014 10:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[humanity first]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[lintas iman]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1704</guid>
		<description><![CDATA[<p>Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas mengadakan konferensi di University of Texas di Dallas pada tanggal 6 Maret dimana topik konferensi adalah &#8220;Muhammad -. Messenger of Peace&#8221; Acara ini merupakan bagian dari kampanye nasional yang diselenggarakan oleh Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Serikat untuk menanggapi tuduhan terhadap Nabi Muhammad dan untuk menyoroti kehidupan dan karakternya. Kampanye ini merupakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bentuk-kaukus-parlemen-perjuangkan-hak-hak-muslim-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah">Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah </a></li>
<li><a href="/kelompok-lintas-iman-berkumpul-di-masjid-baitul-futuh-morden-untuk-mengutuk-persekusi/" rel="bookmark" title="Kelompok Lintas Iman Berkumpul di Masjid Baitul Futuh Morden untuk Mengutuk Persekusi">Kelompok Lintas Iman Berkumpul di Masjid Baitul Futuh Morden untuk Mengutuk Persekusi </a></li>
<li><a href="/dari-masjid-ahmadiyah-baitul-futuh-morden-pekan-advokasi-lintas-iman-indonesia-dimulai/" rel="bookmark" title="Dari masjid Ahmadiyah Baitul Futuh Morden, &#8216;Pekan advokasi&#8217; lintas iman Indonesia dimulai">Dari masjid Ahmadiyah Baitul Futuh Morden, &#8216;Pekan advokasi&#8217; lintas iman Indonesia dimulai </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas mengadakan konferensi di University of Texas di Dallas pada tanggal 6 Maret dimana topik konferensi adalah &#8220;Muhammad -. Messenger of Peace&#8221; Acara ini merupakan bagian dari kampanye nasional yang diselenggarakan oleh Jamaah Muslim Ahmadiyah Amerika Serikat untuk menanggapi tuduhan terhadap Nabi Muhammad dan untuk menyoroti kehidupan dan karakternya. Kampanye ini merupakan kecaman untuk para teroris dan tokoh anti-Islam lainnya, dan dirancang untuk menjembatani pendidikan</p>
<p align="justify">Suhail Kausar, presiden Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas, menyoroti berbagai aspek dari kehidupan Nabi Muhammad. Program ini juga mencakup video presentasi yang memperkenalkan Jamaah Muslim Ahmadiyah dan Humanity First, sebuah organisasi nirlaba yang memberikan bantuan penanganan bencana di seluruh dunia.</p>
<p align="justify">Para tamu di acara tersebut termasuk Imam Zafarullah Hanjra, misionaris Jamaah Muslim Ahmadiyah daerah Houston, Joseph Bishop-Greene, direktur komunikasi untuk US Rep. Eddie Bernice Johnson; Pastor Corey Toney, New Leaf Family Church Dallas&#8217; “Doc” Judie Arkow, pendiri Interfaith Coffeehouse; Qaisar Abbas, presiden South Asia Democracy Watch; Basheer Ahmed, presiden Institute Of Quranic Knowledge and Intrafaith Religious Acceptance, dan Shah Siddiqui, kepala biro surat kabar Urdu Times .</p>
<p align="justify">Konferensi ini menarik lebih dari seratus tamu dari berbagai agama. Makan malam pun disajikan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Jamaah Muslim Ahmadiyah dan berbagai kampanyenya, kunjungi www.muslimsforpeace.org dan www.muhammadfactcheck.org.</p>
<p>Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di <a title="StarLocalMedia" href="http://starlocalmedia.com/planocourier/news/ahmadiyya-muslim-community-dallas-holds-interfaith-conference-at-utd/article_9434e2bc-a9fe-11e3-a72e-001a4bcf887a.html?mode=story">StarLocalMedia</a> (207) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/">Jamaah Muslim Ahmadiyah Dallas Mengadakan Konferensi Lintas Iman di UTD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bentuk-kaukus-parlemen-perjuangkan-hak-hak-muslim-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah">Bentuk kaukus, parlemen AS perjuangkan hak-hak muslim Ahmadiyah </a></li>
<li><a href="/kelompok-lintas-iman-berkumpul-di-masjid-baitul-futuh-morden-untuk-mengutuk-persekusi/" rel="bookmark" title="Kelompok Lintas Iman Berkumpul di Masjid Baitul Futuh Morden untuk Mengutuk Persekusi">Kelompok Lintas Iman Berkumpul di Masjid Baitul Futuh Morden untuk Mengutuk Persekusi </a></li>
<li><a href="/dari-masjid-ahmadiyah-baitul-futuh-morden-pekan-advokasi-lintas-iman-indonesia-dimulai/" rel="bookmark" title="Dari masjid Ahmadiyah Baitul Futuh Morden, &#8216;Pekan advokasi&#8217; lintas iman Indonesia dimulai">Dari masjid Ahmadiyah Baitul Futuh Morden, &#8216;Pekan advokasi&#8217; lintas iman Indonesia dimulai </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/jamaah-muslim-ahmadiyah-dallas-mengadakan-konferensi-lintas-iman-di-utd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2014 14:46:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Maret 2014]]></category>
		<category><![CDATA[Nigeria]]></category>
		<category><![CDATA[World Stage]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyya]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1593</guid>
		<description><![CDATA[<p>JAMAAH Muslim Ahmadiyah Nigeria mengutuk pembunuhan atas para pelajar di negara bagian Yobe dan serangan lainnya oleh gerilyawan Islam garis keras Boko Haram. Boko Haram adalah kelompok barbar dan biadab. Pembantaian yang Boko Haram lakukan tidak ada hubungannya dengan agama. Islam mewajibkan para pengikutnya untuk bersikap baik kepada semua ciptaan Tuhan tanpa diskriminasi. Pemberontak Boko [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/">Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/ahmadiyah-sebagai-pergerakan-islam-menurut-pahlawan-nasional-tan-malaka/" rel="bookmark" title="Ahmadiyah sebagai pergerakan Islam menurut pahlawan nasional Tan Malaka">Ahmadiyah sebagai pergerakan Islam menurut pahlawan nasional Tan Malaka </a></li>
<li><a href="/masjid-ahmadiyah-di-gillingham/" rel="bookmark" title="Khalifah Islam Ahmadiyah resmikan masjid Nasir di Gillingham">Khalifah Islam Ahmadiyah resmikan masjid Nasir di Gillingham </a></li>
<li><a href="/kanada-asosiasi-pelajar-ahmadiyah-mengadakan-open-house-dalam-rangka-memberikan-pemahaman-yang-lebih-baik-tentang-islam-dan-quran/" rel="bookmark" title="Kanada : Asosiasi Pelajar Ahmadiyah mengadakan open house  dalam Rangka Memberikan Pemahaman yang lebih baik tentang Islam dan qur&#8217;an">Kanada : Asosiasi Pelajar Ahmadiyah mengadakan open house  dalam Rangka Memberikan Pemahaman yang lebih baik tentang Islam dan qur&#8217;an </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>JAMAAH Muslim Ahmadiyah Nigeria mengutuk pembunuhan atas para pelajar di negara bagian Yobe dan serangan lainnya oleh gerilyawan Islam garis keras Boko Haram. Boko Haram adalah kelompok barbar dan biadab. Pembantaian yang Boko Haram lakukan tidak ada hubungannya dengan agama.<span id="more-1593"></span></p>
<p>Islam mewajibkan para pengikutnya untuk bersikap baik kepada semua ciptaan Tuhan tanpa diskriminasi. Pemberontak Boko Haram tidak memiliki hak untuk memaksakan keyakinan mereka pada orang lain karena setiap orang memiliki pertanggungjawabannya masing-masing kepada Allah.</p>
<p>Demikian Presiden Nasional Jamaah Muslim Ahmadiyah Nigeria Doktor Mashhud Fashola menyatakan hal tersebut di Abuja akhir pekan lalu saat menghadiri jalsah salanah wilayah yang bertema &#8220;Teladan Islam untuk Rekonsiliasi Nasional dan Kelahiran kembali.</p>
<p>&#8220;Hati semua umat manusia bakal terluka dengan adanya pembunuhan-pembunuhan ini karena hal tersebut barbar, yang demikian itu tidak ada hubungannya dengan agama, dan tidak ada hubungannya dengan peradaban,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Sebagaimana kita beribadah kepada Tuhan Sang Khaliq, kita mesti bersikap baik kepada segenap makhluk Tuhan tanpa diskriminasi. Jika saya menyadari bahwa saya berhak untuk memilih agama atau sekte yang saya inginkan, maka saya pun harus insyaf bahwa orang lain pun memiliki hak yang sama untuk memilih agama maupun golongannya. Saya tidak akan memaksa siapa pun atas dasar hal tersebut. Saya hanya berhak atas keputusan saya sendiri untuk memilih agama atau tidak sama sekali.</p>
<p>&#8220;Kita tidak berhak memaksa siapa pun, kecuali berdialog.</p>
<p>&#8220;Bila Anda perhatikan bahwa segala memiliki penyebabnya masing-masing, baik langsung atau tidak. Saya rasa bahwa ini memberikan pelajaran kepada kita agar orang lain mendapatkan hidayah berupa semangat keadilan. Kita harus mendidik orang-orang yang beragama bahwa kebebasan beribadah, kemerdekaan berkeyakinan, itu ada. Ada orang-orang yang fanatik atau garis keras yang membunuh-bunuhi orang. Mereka berpikir bahwa mereka memiliki hak untuk memaksakan keyakinan mereka terhadap orang lain. Kita tidak punya hak seperti itu. Kita bertanggung jawab kepada Allah saja.</p>
<p>&#8220;Islam mengajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan. Jika semua orang dirawat, akan berkuranglah ketidakamanan tersebut. Ketika seseorang lapar dan tak tempat yang harus dituju untuk keberlangsungan hidup, Anda telah mengubah ia menjadi seekor hewan. Sehingga, kita telah mengikis rasa kemanusiaan sebagian besar warga negara kita. Kemudian, mereka dapat diperalat oleh orang-orang yang paling jahat.&#8221;</p>
<p>Presiden Wilayah Utara Jamaah Muslim Ahmadiyah Nigeria, Yaqeen Habeebb, mengatakan bahwa inti dari tema tahun ini adalah untuk membuat orang menyadari bahwa meskipun negara mengadakan perayaan syukuran seabad persatuan, kita masih belum mampu menghasilkan pemerintah yang diterima oleh semua secara luas.</p>
<p>Habeeb mengatakan, &#8220;Kita belum mampu meletakkan segalanya pada tempat yang seharusnya di dalam hal memenuhi pemerintahan yang memuaskan setiap elemen bangsa, karena setiap yang diinginkannya adalah orang yang berasal dari sukunya.</p>
<p>&#8220;Suriteladan yang telah Allah berikan dan telah dilaksanakan oleh Hadhrat Rasulullah saw., sebenarnya adalah sudah menjadi solusi bagi kita. Jika keteladanan ini kita praktekkan, tak seorang pun akan dirongrong mau dari mana pun ia berasal. Ini karena di dalamnya akan ada keadilan yang mutlak. Pekerjaan untuk semua kebutuhan orang akan diurus. Kita berusaha untuk menempatkan hal tersebut bahwa Allah telah memberika suriteladan yang baik bagi kita untuk diamalkan.&#8221;</p>
<p>Perwakilan dari Christian Association of Nigeria (CAN), Rev. Justice Ogbuiefi, menyatakan bahwa kita harus memiliki lebih banyak pertemuan-pertemuan di mana kedua belah pihak secara harmonis mampu berbagi bersama-sama. Karena kita ini berasal dari satu Tuhan dan satu Bapa dari agama Ibrahim. Ketika Anda memiliki anak, mereka tidak pernah bisa menjadi sama. Jadi, Anda tidak enggak mungkin meninggalkan itu atau tanpa adanya perdamaian satu sama lain.</p>
<p>&#8220;Kita percaya bahwa gereja dan saudara-saudara Muslim kami adalah satu. Karena kita berasal dari Allah dan mata air yang sama. Jika kita menjunjung tinggi hal tersebut, kita akan menemukan beberapa hal yang kalau kita perhatikan dan kita cermati di Nigeria, itu tidak akan berubah.&#8221;</p>
<p><strong>Prince Okedinachi/<a title="Prince Okedinachi | worldstage | " href="http://www.worldstagegroup.com/worldstagenew/index.php?active=news&amp;newscid=14040&amp;catid=2" target="_blank">WorldStageGroup</a>/DMX/WA</strong> (201) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/">Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/ahmadiyah-sebagai-pergerakan-islam-menurut-pahlawan-nasional-tan-malaka/" rel="bookmark" title="Ahmadiyah sebagai pergerakan Islam menurut pahlawan nasional Tan Malaka">Ahmadiyah sebagai pergerakan Islam menurut pahlawan nasional Tan Malaka </a></li>
<li><a href="/masjid-ahmadiyah-di-gillingham/" rel="bookmark" title="Khalifah Islam Ahmadiyah resmikan masjid Nasir di Gillingham">Khalifah Islam Ahmadiyah resmikan masjid Nasir di Gillingham </a></li>
<li><a href="/kanada-asosiasi-pelajar-ahmadiyah-mengadakan-open-house-dalam-rangka-memberikan-pemahaman-yang-lebih-baik-tentang-islam-dan-quran/" rel="bookmark" title="Kanada : Asosiasi Pelajar Ahmadiyah mengadakan open house  dalam Rangka Memberikan Pemahaman yang lebih baik tentang Islam dan qur&#8217;an">Kanada : Asosiasi Pelajar Ahmadiyah mengadakan open house  dalam Rangka Memberikan Pemahaman yang lebih baik tentang Islam dan qur&#8217;an </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2014 03:20:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Maret 2014]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[lintas iman]]></category>
		<category><![CDATA[menteri agama]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1623</guid>
		<description><![CDATA[<p>LEBIH dari 40 mahasiswa lintas kampus dan lintas iman, termasuk dua orang dari Ahmadiyah, hadir dalam acara “Konferensi Nasional Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan” di The Energy Tower SCBD Lot Jakarta Selatan, Senin (3/3). Acara berlangsung lima hari berturut-turut. Wakil Menteri Agama RI Profesor Doktor Nasaruddin Umar menyempatkan diri hadir. Ia menjadi Keynote Speaker dalam acara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/">Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/konferensi-nasional-kebebasan-beragamaberkeyakinan-minta-aturan-mendirikan-rumah-ibadah-direvisi/" rel="bookmark" title="Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi">Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi </a></li>
<li><a href="/menteri-agama-siap-jika-kaukus-tanyakan-soal-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Menteri Agama siap jika kaukus AS tanyakan soal Ahmadiyah">Menteri Agama siap jika kaukus AS tanyakan soal Ahmadiyah </a></li>
<li><a href="/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/" rel="bookmark" title="Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal">Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>LEBIH dari 40 mahasiswa lintas kampus dan lintas iman, termasuk dua orang dari Ahmadiyah, hadir dalam acara “Konferensi Nasional Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan” di The Energy Tower SCBD Lot Jakarta Selatan, Senin (3/3). Acara berlangsung lima hari berturut-turut.<br />
<span id="more-1623"></span><br />
Wakil Menteri Agama RI Profesor Doktor Nasaruddin Umar menyempatkan diri hadir. Ia menjadi Keynote Speaker dalam acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF) bekerja sama dengan Pusat HAM Universitas Muhammadiyah Malang dan The Asian Foundation tersebut.</p>
<p>Dalam konferensi, Nasaruddin Umar didampingi Budhy Munawar-Rachman. Budhy merupakan PO dari The Asian Foundation.</p>
<p>Sebagai wamen agama, Nasaruddin mengatakan bahwa toleransi dan kebebasan beragama di Indonesia dapat diukur dengan dua cara, yaitu kualitatif dan kuantitif.</p>
<p>Secara kuantitatif, menurutnya, memang hasil penelitian tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia menunjukan data yang negatif atau menunjukan trend yang tidak diharapkan.</p>
<p>Namun, jika kita melihat secara kualitatif, negara kita merupakan negara yang toleran dibanding dengan negara-negara muslim lainnya. Seperti Malaysia yang hanya membolehkan islam asy’ariyah saja secara teologi dan syafi’iyah secara fiqih.</p>
<p>Indonesia beruntung, Harun Nasution mengenalkan aliran-aliran teologi dari yang jabariyah (deterministik, fatalistik dan anti free will ) hingga muktazilah dan pemikiran Muhamad Abduh yang liberal.</p>
<p>Dalam Fikih, masih menurut Nasaruddin, Indonesia membuka mazhab-mazhab lain selain syafi’iyah untuk diikuti oleh umat Islam. Kata “Allah” di negara kita dibolehkan disebut oleh pemeluk agama lainnya selain agama Islam. Hal ini beda dengan negara Malaysia dan Brunai yang membolehkan kata “Allah” disebut hanya oleh umat Islam.</p>
<p>Selain dengan Brunei dan Malaysia, Nassarudin juga membandingkan Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah dan negara-negara muslim di Afrika, kecuali Yordania.</p>
<p>Menurut Nasaruddin, Indonesia cendurung toleran dibanding negara-negara tersebut yang tingkat intoleransi, diskriminasi, serta kebebasan beragamanya &#8216;buruk&#8217;.</p>
<p>Pancasila adalah faktor penting dalam tumbuhnya kebebasan beragama di Indonesia. Nasarudin bersyukur dan berterimakasih kepada para <em>founding fathers</em> negara ini yang merumuskan Pancasila dan lebih memilih Pancasila dibanding dengan Piagam Jakarta.</p>
<p>Hal positif terkait kebebasan beragama di Indonesia tersebut, bukan berarti kebebasan beragama sudah selesai. Kita harus terus mengusahakannya untuk menciptakan toleransi dan kebebasan beragama di Indonesia.</p>
<p>Berbicara kebebasan beragama, Nasaruddin Umar pertama-tama ingin mengungkap rahasia kenapa Islam begitu cepat menyebar luas ke belahan dunia dalam waktu singkat. Ini artinya, Nabi Muhammad sebagai pembawa agama Islam seperti penilaian para sarjanawan, Nabi sebagai orang paling berpengaruh di dunia. Ia mengubah wajah dunia.</p>
<p>Menurutnya Nabi memiliki rahasia  terkait penyebaran Islam secara cepat, rahasia yang terekam dalam tsirah Ibnu Ishak, yang menceritakan Nabi sering melakukan dialog dengan pemuka-pemuka agama dari berbagai agama. Pada suatu pertemuan, Nabi mengundang tokoh-tokoh lintas agama ke sebuah masjid. Di tengah pertemuan,  Salah seorang pemeluk agama lain harus melakukan kebaktian, ia pun minta izin kepada Nabi. Nabi mengiziinkan kebaktian di sekitar masjid. Selain itu Nabi juga pernah membantu pembangunan gereja.</p>
<p>Tsirah tersebut mengingatkan Nasaruddin pada pengalaman dia ketika kuliah di New York. Ia tinggal di asrama. Di asrama tersebut terdapat hall room yang pada awal tahun baru 1995 sedianya akan dijadikan acara kebaktian. Saat itu Nasaruddin menjumpai beberapa orang yang minta tolong padanya untuk diberikan izin untuk buang air kecil di asramanya. Ternyata mereka bukan hanya buang air kecil, tapi juga melakukan sholat di hall room, ia pun ikut sholat. Pada saat sholat, terdengar suara koor nyanyian kebaktian dari lorong menuju hall room: jama’at kebaktian akan melakukan kebaktian di hall room tersebut. Para jam’at kebaktian mendapati Nasaruddin dan tamunya sholat. Nasaruddin meminta maaf dan menyampaikan penyesalannya pada Romo kebaktian tersebut. Romo tersebut tidak marah, justru memberikan izin pada Nasaruddin dan tamu-tamunya yang sudah melakukan sholat di hall room untuk acara kebaktian.</p>
<p>Pengalaman tersebut menyentuh Nasaruddin, bahwa toleransi adalah hal yang indah. Apakah hal ini, jika terjadi sebaliknya, di Indonesia, apakah bisa ditoleransi oleh mayoritas? Seandainya ada orang minoritas agama melakukan kebaktian di masjid ketika akan sholat Jumat, apakah bisa ditoleransi?</p>
<p>Pengalaman lainnya bersentuhan dengan toleransi di tempat dia kuliah, di New York, adalah ketika ia memutuskan mengambil kursus Bahasa Inggris di sebuah gereja, yang biaya kursusnya murah, cocok untuk keterbatasan uang yang Nasaruddin miliki. Ia kursus di tempat itu selama 6 bulan. Selama enam bulan itu otomatis ia melakukan sholat di gereja itu.</p>
<p>Menurutnya, kita semua harus membuka mata dan wawasan kita. Orang yang tidak pernah berada di luar negeri, cenderung intoleran. Karena mereka tidak pernah mengalami sebagai minoritas. Mereka nyaman sebagai mayoritas. Imam Syafi’i menurutnya lebih toleran dan berpandangan terbuka daripada Imam mazhab lainnya seperti Imam Malik dan Hambali. Imam Syafi’i berkeliling dunia, termasuk Eropa.</p>
<p>Menurutnya salah satu upaya untuk berpikiran terbuka, kita perlu membentuk komunitas seperti yang dilakukan dalam kegiatan Konferensi Kebebasan Beragama yang dilaksanakan selama lima hari tersebut, yang telah mendatangkan mahasiswa-mahasiswi lintas agama agar terjadi dialog, agar kita memahami hal lain selain apa yang kita percayai.</p>
<p>Bersama Kementerian Agama, Nasaruddin berupaya menghadirkan toleransi dan kebebasan beragama. Dengan Kementerian Agama, apapun agamanya di negara ini, warga Indonesia jangan sampai tidak bisa menjalankan aktivitas agama yang dianutnya karena alasan teknis. Itu mengapa Kementerian Agama sedang berupaya membuka Bimas Tionghoa dan upaya lain demi terciptanya kerukunan umat beragama di Indonesia.</p>
<p>Aamiin.</p>
<p><strong>SH/<a href="http://lsaf.or.id/index.php/berita/item/130-wamen-agama-nasaruddin-umar-berbicara-kebebasan-beragama-di-hadapan-mahasiswa-mahasiswi-lintas-agama" title="LSAF.or.id - Wamen Agama Nasaruddin Umar Berbicara Kebebasan Beragama di Hadapan Mahasiswa-mahasiswi Lintas Agama (rilis: Senin, 3 Maret 2014; akses: 6 Maret 2014, 09.30 WIB)" target="_blank">LSAF</a>/DMX/WA</strong> (190) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/">Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/konferensi-nasional-kebebasan-beragamaberkeyakinan-minta-aturan-mendirikan-rumah-ibadah-direvisi/" rel="bookmark" title="Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi">Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi </a></li>
<li><a href="/menteri-agama-siap-jika-kaukus-tanyakan-soal-ahmadiyah/" rel="bookmark" title="Menteri Agama siap jika kaukus AS tanyakan soal Ahmadiyah">Menteri Agama siap jika kaukus AS tanyakan soal Ahmadiyah </a></li>
<li><a href="/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/" rel="bookmark" title="Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal">Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2014 09:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Catholic News Agency]]></category>
		<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Maret 2014]]></category>
		<category><![CDATA[MEDIA]]></category>
		<category><![CDATA[Washington]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1612</guid>
		<description><![CDATA[<p>PARA ahli dalam sebuah pembicaraan panel baru-baru ini di Washington DC menyarankan bahwa tatkala kebebasan beragama telah menjadi suatu komponen kebijakan luar negeri yang dihormati, keprihatinan yang mendalam tetap ada pada skala global. &#8220;Agama adalah penting bagi miliaran umat manusia. Agama tetap merupakan sumber identitas dan tujuan yang tak bisa dihindarkan,&#8221; kata Dr Katrina Lantos [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/">Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/konferensi-nasional-kebebasan-beragamaberkeyakinan-minta-aturan-mendirikan-rumah-ibadah-direvisi/" rel="bookmark" title="Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi">Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi </a></li>
<li><a href="/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/" rel="bookmark" title="Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan">Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan </a></li>
<li><a href="/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/" rel="bookmark" title="Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama">Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>PARA ahli dalam sebuah pembicaraan panel baru-baru ini di Washington DC menyarankan bahwa tatkala kebebasan beragama telah menjadi suatu komponen kebijakan luar negeri yang dihormati, keprihatinan yang mendalam tetap ada pada skala global.<span id="more-1612"></span></p>
<p>&#8220;Agama adalah penting bagi miliaran umat manusia. Agama tetap merupakan sumber identitas dan tujuan yang tak bisa dihindarkan,&#8221; kata Dr Katrina Lantos Swett, wakil ketua Komisi Amerika Serikat pada Kebebasan Beragama Internasional, di sebuah pembicaraan pada Rabu (26/2) lalu.</p>
<p>Duta besar Kanada Doktor Andrew Bennett menekankan bahwa untuk kebebasan beragama, mengulangi apa yang Lantos Swett garisbawahi tentang kebebasan beragama, itu adalah &#8220;sebuah landasan bagi hak asasi manusia&#8221; yang di atasnya ada hak-hak orang lain.</p>
<p>Diskusi dipandu oleh Doktor Thomas Farr. Ia adalah direktur dari <em>Religious Freedom Project at the Berkley Center for Religion, Peace, and World Affairs</em> di Georgetown University Washington DC.</p>
<p>Doktor Farr memulai diskusi dengan mengangkat pertanyaan &#8216;Apakah kebebasan beragama internasional telah menjadi &#8220;kebijakan luar negeri terhormat&#8221;. Patut dicatat bahwa pada masa lalu ia telah mengkritik pemerintahan Clinton, Bush, dan Obama untuk tidak &#8220;menanggapinya dengan cukup serius.&#8221;</p>
<p>Bennett menjawab bahwa kebebasan beragama adalah &#8220;sangat terhormat&#8221; sebagai kebijakan internasional, terutama pada sebagian besar negara-negara Barat. Dia merujuk peluncuran kantor kebebasan beragama Kanada di masjid jamaah muslim Ahmadiyah &#8211; kelompok yang sejak lama mengalami pemersekusian &#8211; sebagai bentuk &#8220;betapa kuatnya komitmen Kanada untuk kebebasan beragama.&#8221;</p>
<p>Namun, Bennett melanjutkan, ada &#8220;kecenderungan kekhawatiran sebaliknya dari penganiayaan terhadap masyarakat minoritas, terutama Kristen&#8221; di Timur Tengah dan wilayah lain di dunia. Menurut Pew Research Center, 75 persen dari populasi dunia tinggal di negara-negara yang memiliki tingkat tertinggi akan permusuhan terhadap agama.</p>
<p>Bennett mendesak Amerika Serikat, Kanada, dan negara lain yang mendukung kuat kebebasan beragama internasional untuk &#8220;menggunakan upaya diplomatik bersama&#8221; guna memajukan kebebasan beragama di tempat-tempat yang terancam tersebut.</p>
<p>Permasalahan tentang kebebasan beragama, Bennett melanjutkan, adalah &#8220;permasalahan hak asasi manusia dan martabat fundamental umat manusia,&#8221; bukan hanya permasalah suatu teologi.</p>
<p>&#8220;Kebebasan beragama tidak dapat berdiri sendiri sebagai sebuah hak itu sendiri: ia bersama dengan hak-hak yang lain,&#8221; saling melengkapi ketimbang bertentangan satu sama lain, katanya.</p>
<p>Duta Besar Kanada juga memperingatkan negara-negara Barat bahwa &#8220;kita berisiko mengembangkan sebuah kelemahan diplomatik jika kita tidak mempertimbangkan agama&#8221; sebagai bagian dari kebijakan luar negeri yang lebih berkembang.</p>
<p>Ia menekankan perlunya pemahaman tentang kebebasan beragama. &#8220;Kita telah melakukan pekerjaan yang sangat baik, mendorong agama atau kebebasan berekspresi pada publik pada ruang-ruang privat.&#8221;</p>
<p>Lantos Swett menambahkan bahwa sementara &#8220;Ya, pada beberapa hal telah menjadi terhormat,&#8221; namun ada cara lain di mana kebebasan beragama masih belum dihormati dalam kebijakan luar negeri.</p>
<p>Pada catatan yang positif, Lantos mengamati, kebebasan beragama &#8220;telah dilembagakan melalui hukum dan instansi-instansi&#8221; di seluruh dunia, dan beberapa anggota kebijakan luar negeri menjadi yakin dengan sangat diperlukannya pada panggung internasional.</p>
<p>Namun, ia melanjutkan, kebebasan beragama juga menghadapi banyak kesalahpahaman di bidang kebijakan. Banyak orang entah bagaimana berpikirnya bahwa apakah itu berarti memaksakan agama atau kepercayaan Barat di negara-negara lain. Padahal, kebebasan beragama &#8220;tidaklah memaksakan apa pun,&#8221; melainkan mengingatkan pemerintah bahwa orang-orang memiliki hak untuk &#8220;berpikir sesuka mereka&#8221; dan &#8220;menjalani keyakinan mereka.&#8221;</p>
<p>Orang-orang juga keliru berpikir bahwa kebebasan beragama adalah mendukung suatu agama tertentu. Sementara, Lantos Swett menambahkan, pada kenyataannya, kebebasan beragama adalah &#8216;prinsip umum&#8217; yang berlaku bagi segenap kelompok dan keyakinan.</p>
<p>Lantos Swett mengemukakan bahwa telah terjadi <em>blind spot</em> pada kebebasan beragama baik di kalangan pemerintahan asal Republik maupun Demokrat. Ini menyebabkan konsekuensi negatif ketika negara-negara luar Amerika Serikat merasa bebas untuk menyalahgunakan kebebasan beragama tanpa adanya hukum.</p>
<p>Kebebasan beragama juga menghadapi masalah di dalam negeri Amerika Serikat. Swett mencatat dan menekankan bahwa &#8220;hal terakhir yang kita ingin lakukan adalah menetapkan kebebasan beragama sebagai status kelas yang kedua.&#8221;</p>
<p>Berkhidmat melindungi kebebasan beragama, Lantos Swett katakan, adalah sangat penting; karena,  dengan adanya keprihatinan yang mendalam, yang demikian &#8220;menentukan manusia macam apa kita ini.&#8221;</p>
<p>“Jika kita tidak melakukannya, siapa lagi?”</p>
<p><strong><a href="http://www.catholicnewsagency.com/news/panel-religious-freedom-essential-for-global-human-rights/" title="CatholicNewsAgency.com | Panel: Religious freedom essential for global human rights | by Adelaide Mena (rilis: Selasa, 4 Maret 2014, 16.54; akses: Rabu, 5 Maret 2014, 07.55 WIB)" target="_blank">CNA</a>/DMX/WA</strong> (151) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/">Kebebasan beragama adalah dasar untuk HAM universal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/konferensi-nasional-kebebasan-beragamaberkeyakinan-minta-aturan-mendirikan-rumah-ibadah-direvisi/" rel="bookmark" title="Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi">Konferensi Nasional Kebebasan Beragama/Berkeyakinan minta &#8216;aturan mendirikan rumah ibadah&#8217; direvisi </a></li>
<li><a href="/presiden-nasional-ahmadiyah-nigeria-islam-ajarkan-kita-untuk-mengentaskan-kemiskinan/" rel="bookmark" title="Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan">Presiden Nasional Ahmadiyah Nigeria: Islam ajarkan kita untuk mengentaskan kemiskinan </a></li>
<li><a href="/nasaruddin-pancasila-adalah-faktor-penting-kebebasan-beragama/" rel="bookmark" title="Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama">Nasaruddin: Pancasila adalah faktor penting kebebasan beragama </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/kebebasan-beragama-adalah-dasar-untuk-ham-universal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ahmadiyah jalin silaturahmi dengan komunitas skolastikat Xaverian</title>
		<link>http://warta-ahmadiyah.org/ahmadiyah-jalin-silaturahmi-dengan-komunitas-skolastikat-xaverian/#utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ahmadiyah-jalin-silaturahmi-dengan-komunitas-skolastikat-xaverian</link>
		<comments>http://warta-ahmadiyah.org/ahmadiyah-jalin-silaturahmi-dengan-komunitas-skolastikat-xaverian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2014 12:39:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[warta-ahmadiyah]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Februari 2014]]></category>
		<category><![CDATA[InterFaith]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadi]]></category>
		<category><![CDATA[ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://warta-ahmadiyah.org/?p=1605</guid>
		<description><![CDATA[<p>USAHA menjalin komunikasi, silaturahmi, maupun relasi atau rabithah dengan semua pihak terus dilaksanakan jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di kewilayahan DKI Jakarta. Satu di antaranya adalah dengan saudara kita dari Kristen Katholik Roma komunitas skolastikat ordo Xaverian di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Beberapa bulan sebelumnya, komunitas skolastikat Xaverian menerima kunjungan dari 11 pemuda muslim Ahmadiyah dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/ahmadiyah-jalin-silaturahmi-dengan-komunitas-skolastikat-xaverian/">Ahmadiyah jalin silaturahmi dengan komunitas skolastikat Xaverian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bookstall-jamaah-muslim-ahmadiyah-bangalore-dianugerahi-stall-dengan-pembicara-terbaik/" rel="bookmark" title="Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221;">Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221; </a></li>
<li><a href="/penyegelan-3-masjid-ahmadiyah-cianjur-ditunda-dengan-syarat-ini/" rel="bookmark" title="Penyegelan 3 masjid Ahmadiyah Cianjur ditunda dengan syarat ini">Penyegelan 3 masjid Ahmadiyah Cianjur ditunda dengan syarat ini </a></li>
<li><a href="/dawam-menag-serang-ahmadiyah-karena-takut-arab-saudi/" rel="bookmark" title="Dawam: Menag serang Ahmadiyah karena takut Arab Saudi">Dawam: Menag serang Ahmadiyah karena takut Arab Saudi </a></li>
</ol>

<div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></div>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>USAHA menjalin komunikasi, silaturahmi, maupun relasi atau rabithah dengan semua pihak terus dilaksanakan jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di kewilayahan DKI Jakarta. Satu di antaranya adalah dengan saudara kita dari Kristen Katholik Roma komunitas skolastikat ordo Xaverian di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.<span id="more-1605"></span></p>
<p>Beberapa bulan sebelumnya, komunitas skolastikat Xaverian menerima kunjungan dari 11 pemuda muslim Ahmadiyah dari Kebayoran. Kegiatan yang dilaksanakan adalah olahraga futsal bersama di sore hari dan ditutup dengan santap malam bersama.</p>
<p><a href="/wp-content/uploads/2014/03/XAVERIAN2-Collage.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1608" alt="XAVERIAN2 Collage Ahmadiyah jalin silaturahmi dengan komunitas skolastikat Xaverian" src="/wp-content/uploads/2014/03/XAVERIAN2-Collage.jpg" width="550" height="355" title="Ahmadiyah jalin silaturahmi dengan komunitas skolastikat Xaverian" /></a><br />
Kunjungan terus berlanjut ke komunitas skolastikat Xaverian berturut-turut pada Ahad, 9 dan 12 Februari 2014.</p>
<p>Akhirnya, pada Sabtu, 22 Februari 2014, jamaah muslim Ahmadiyah bersedia &#8220;berbagi cerita&#8221; tentang iman dan praksis hidup mereka dalam seminar dialog antaragama yang digelar komunitas skolastikat Xaverian di Jalan Cempaka Putih Raya Nomor 42.</p>
<p>Acara yang dihadiri peserta lintas agama ini berlangsung dalam suasana penuh persaudaraan. Dari jamaah muslim Ahmadiyah, hadir tujuh orang dari korps muballighiin se-DKI Jakarta yang dikepalai Maulana Zafrullah Ahmad Pontoh dan juga dua orang yang merupakan representasi pengurus kaum perempuan (Lajnah Imaillah) Nyonya Imas Kartini dan Jihan Syaffina dari cabang atau jemaat lokal Kebayoran.</p>
<p><strong><a title="FraterXaverian.org - KUNJUNGAN DAN SEMINAR KOMUNITAS AHMADIYAH" href="http://fraterxaverian.org/blog/2014/03/03/kunjungan-dan-seminar-komunitas-ahmadiyah/" target="_blank">FraterXaverian</a>/DMX/WA</strong> (233) pembaca</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="/ahmadiyah-jalin-silaturahmi-dengan-komunitas-skolastikat-xaverian/">Ahmadiyah jalin silaturahmi dengan komunitas skolastikat Xaverian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="/">Warta Ahmadiyah</a>.</p>
<div class='yarpp-related-rss'>
<h3>Related posts:</h3><ol>
<li><a href="/bookstall-jamaah-muslim-ahmadiyah-bangalore-dianugerahi-stall-dengan-pembicara-terbaik/" rel="bookmark" title="Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221;">Bookstall Jamaah Muslim Ahmadiyah Bangalore Dianugerahi &#8220;Stall dengan Pembicara Terbaik&#8221; </a></li>
<li><a href="/penyegelan-3-masjid-ahmadiyah-cianjur-ditunda-dengan-syarat-ini/" rel="bookmark" title="Penyegelan 3 masjid Ahmadiyah Cianjur ditunda dengan syarat ini">Penyegelan 3 masjid Ahmadiyah Cianjur ditunda dengan syarat ini </a></li>
<li><a href="/dawam-menag-serang-ahmadiyah-karena-takut-arab-saudi/" rel="bookmark" title="Dawam: Menag serang Ahmadiyah karena takut Arab Saudi">Dawam: Menag serang Ahmadiyah karena takut Arab Saudi </a></li>
</ol>
<p><div style="display:none;">YARPP powered by AdBistro</div><a href="http://www.yarpp.com" class="yarpp-promote" target="_blank">Powered by</a></p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://warta-ahmadiyah.org/ahmadiyah-jalin-silaturahmi-dengan-komunitas-skolastikat-xaverian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk
Database Caching using disk
Object Caching 3226/3278 objects using disk

 Served from: warta-ahmadiyah.org @ 2014-06-29 09:21:25 by W3 Total Cache -->