W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Tag Archive | "ahmadiyya times"

pemakaman kenegaraan doktor abdul wahab adam

Ghana Selenggarakan Pemakaman kenegaraan Doktor Abdul Wahab Adam

Pemakaman Kenegaraan dan sembahyang jenazah untuk almarhum amir Muslim Ahmadiyah Ghana, Maulwi Wahab Adam telah diselenggarakan di Forecourt di Istana Negara di Accra.

Until his death last Sunday at Korle-Bu Teaching Hospital, Maulvi Wahab Adam was also a member of the National Peace Council.

Hingga meninggalnya Minggu lalu di Rumah Sakit Korle-Bu , Maulwi Wahab Adam juga anggota Dewan Perdamaian Nasional.

Sebagai penghormatan, Ketua Dewan, Most Rev Prof Emmanuel Asante menggambarkan ia sebagai seorang penulis yang, pembicara dan pembawa kedamaian yang luar biasa.

Sementara itu, Uskup Agung Katolik Metropolitan Archbishop of Accra, Charles Palmer Buckle menggambarkan almarhum Dr Maulvi Wahab sebagai rekan yang baik yang selalu bekerja untuk perdamaian.

Ketua Dewan Kristen Ghana Rev Dr Opuni Frimpong berkata Maulvi Wahab Adam adalah seorang pemimpin besar, antusias terhadap persatuan di antara organisasi keagamaan dan warga Ghana dan “Giant among the Men“.

Sebagai mantan Komisi Rekonsiliasi Nasional , Maulwi Wahab Adam mencintai Tuhan dan negaranya dan berusaha melayani keduanya.

Menteri Informasi dan Hubungan Media, Mahama Ayariga, berkata kepergian Dr Maulvi Wahab adalah kehilangan besar tidak hanya untuk misi Ahmadiyah tetapi juga untuk seluruh bangsa [Ghana].

Sumber berbahasa Inggris dapat diaca di : Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

doktor abdul wahab adam amir ahmadiyah ghana

Doktor Abdul Wahab Adam Amir Ahmadiyah Ghana Meninggal Dunia

Ahmadiyah Ghana menegaskan bahwa Maulwi Dr Abdul Wahab Adam, Amir Ahmadiyah Ghana, telah meninggal dunia. Kabar tersebut diberitakan oleh media Ghana dan juga internasional. Beliau seorang terpelajar terkemuka dan pemimpin yang dicintai Muslim ahmadi Ghani, Dr Adam meninggalkan seluruh bangsa Ghana berkabung. إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

Berikut perkenalan dan gambaran singkat kehidupan Dr Wahab Adam diambil dari Jamiatul Mubashireen, website Ghana.

Maulvi Abdul Wahab Bin Adam lahir pada bulan Desember 1944, di Brofeyedur – Adansi, Ashanti Region. Setelah menamatkan pendidikan menengah di Sekolah Menengah Ahmadiyah T.I. (Kumasi), ia melanjutkan ke Ahmadiyah Muslim Seminary dan Ahmadiyah Theological University, Rabwah, Pakistan, di mana ia menerima Diploma dalam bahasa Arab dan Honours Degree dalam bidang Theology dan Fikih Islam pada tahun 1960.

Setelah mengabdi sebagai Muslim Ahmadiyah Misioanaris di regional Brong-Ahafo tahun 1960 – 1969, ia menjadi Kepala Ahmadiyah Muslim Missionary Training College di Saltpond.

Pada tahun 1971, ia diangkat ke kantor tinggi Wakil Kepala Ahmadiyah Muslim Misi UK, kantor dia begitu kredibel hingga sampai ia diangkat ke posisi Amir (Kepala) dan Misionaris-in-Charge Ahmadiyah Muslim Mission di Ghana. Dia telah mengarahkan urusan Misi dengan luar biasa sejak tahun 1975.

Baik di tingkat nasional maupun internasional, beliau pernah menduduki berbagai jabatan, sebagai berikut

  • Co-editor, Muslim Herald, London
  • Editor Ahmadiyya Bulletin, London
  • Anggota World Council of Ahmadi Muslim Jurists
  • Anggota Centre for Democratic Development (CDD), Ghana
  • Wakil Ketua Ghana Integrity lnitiatve
  • Anggota National Peace Council
  • Co-founder dan Presiden nasional Council of Religions
  • Mantan Anggota National Reconciliation Commission

Dr Adam mewakili Kantor Pusat Internasional Ahmadiyah Muslim Mission di berbagai kesempatan di Kanada, Jerman, Benin, Mali, Cote D’Ivoire, Nigeria, Burkina Faso, Liberia dan Sierra Leone. Dia juga bertindak sebagai Pemimpin Tertinggi Jamaah Muslim Ahmadiyah atas ketidakhadirannya di Markas Besar Internasional.

Atas pengakuan usaha yang tulus untuk perdamaian dan harmoni, serta tidak mementingkan diri sendiri, ia diberi Duta Peace Award dan the Distinguished Religious and Selfless Award oleh FInter-Religious and International Federation for World Peace yang berbasis di Korea dan Louisiana State University, Dia juga telah dianugerahi oleh pemerintah Ghana Companion of the Order of the Volta atas kontribusinya yang luar biasa kepada pendidikan, kesehatan, pertanian, perdamaian dan stabilitas di negara tersebut.Prestasi beliau yang mengesankan meliputi:

  • a

  • Orang Afrika pertama yang diangkat sebagai Misionaris Pusat Jamaah Muslim Ahmdiyah
  • Anggota Centre for Democratic Development (CDD), Ghana
  • Orang Ghana/Afrika pertama yang ditunjuk sebagai Amir dan Missionary-in-Charge Muslim Ahmadiyah Misi Ghana
  • Orang Afrika pertama yang bertindak sebagai pemimpin tertinggi Jamaah Muslim Ahamdiyah
  • Orang Afrika pertama yang mengandi sebagai misionaris Mulsim Ahmadi di negara eeropa
  • Orang Afrika pertama yang mengabdi sebagai anggota World Council of Ahmadi Muslim Jurists

Dr Adam telah meneliti dan menerbitkan tulisan dalam berbagai bidang seperti Islam dan Apartheid dan Islam & Kekristenan. Di bawah kepemimpinan beliau yang luar biasa, Misi Muslim Misi Ahmadiyah di Ghana telah menyaksikan ekspansi yang fenomenal lembaga pendidikan dan kesehatan dan berbagai fasilitas di seluruh pelosok negeri. Saat ini, Misi Ahmadiyah Misi menjalankan sekitar 400 sekolah, termasuk SMP dan SMA, Pendidikan Guru College, Misionaris Training College dan Pusat Pelatihan Kejuruan Wanita.

Salah satu aspek penting dari ekspansi penggerak Misi nya di fasilitas kesehatan adalah pembentukan pertama klinik homeopati dan herbal di negara ini. Berkat dinamika dan inovasinya, Homeopathic globul dan banyak obat lain yang diproduksi secara lokal di Kompleks Homeopathic Tahir di Kumasi.

Ahmadiyah Muslim Mission menyelenggarakan kamp medis gratis di pelosok negeri untuk membawa pelayanan kesehatan ke depan pintu rakyat pedesaan.

Atas nama ibunya, Ayesha Akua Woro, Dr Adam mendirikan Yayasan Ayesha sebagai bukti nyata kasih-Nya untuk membantu orang miskin, terutama mereka yang menderita pelanggaran hak asasi manusia.

Beliau dianugerahi gelar kehormatan P.H.D pada 10 November 2007 dari universitas Cape Coast.

Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

jamaah muslim ahmadiyah uk meluncurkan bus perdamaian

Jamaah Muslim Ahmadiyah UK Meluncurkan Iklan Perdamaian di Bus untuk Mengatasi Islamophobia

Bus yang menampilkan pesan perdamaian akan diluncurkan di seluruh Devon pada pekan depan sebagai bagian dari kampanye yang ditujukan untuk mencegah penyebaran Islamophobia.

Gerakan ini akan memperlihatkan  lebih dari 100 bus yang menampilkan pesan perdamaian di negara Barat

Kematian seorang mahasiswa 31 tahun di Colchester minggu ini adalah kejadian terbaru dalam serangkaian kejadiajj yang diduga kejahatan bermotif kebencian di Inggris, di mana umat Islam telah ditargetkan secara khusus karena iman mereka. Bahkan di Cornwall, yang tidak memiliki riwayat perasaan anti-Muslim, sebuah pusat komunitas di Quenchwell dekat Truro ditulisi grafiti yang menyinggung dan dibakar pada tahun 2012.

Dalam upaya untuk menyebarkan apa yang mereka gambarkan sebagai “kesadaran positif tentang Islam”, Jamaah Muslim Ahmadiyah telah mengeluarkan iklan di 125 bus pertama di Cornwall dan Devon. Di bawah slogan “kesetiaan, kebebasan, kesetaraan, penghormatan, perdamaian” jamaah itu juga telah meluncurkan situs: LoveForAllHatredForNone.org.

Fareed Ahmad, mantan presiden Jamaah Muslim Ahmadiyah di Devon dan Cornwall dan sekarang menajdi sekretaris nasional organisasi, mengatakan dia berharap penumpang bus dan yang lainnya di seluruh wilayah akan merespon positif terhadap kampanye ini, yang akan dimulai pada hari Senin.

“Ini adalah bagian dari inisiatif nasional dan saya benar-benar senang South West akan mengambil peran penting seperti itu,” kata Ahmad. “Seperti halnya 125 bus pertama membawa banner, kami juga akan membagikan selebaran untuk menjelaskan pesan kita secara lebih rinci.”

Dia mengatakan Jamaah Muslim Ahmadiyah, yang merayakan ulang tahun keseratus di Inggris tahun lalu, meluncurkan kampanye untuk menyampaikan pesan perdamaian ke dunia yang lebih luas.

“Menjalani kehidupan yang damai adalah satu hal,” tambahnya. “Tapi mengingat publikasi negatif yang berkembang tentang Islam, lebih penting untuk mengambil pesan perdamaian dan toleransi terhadap sesama warga kami.”

Muhammad Noman, presiden regional untuk Jamaah Muslim Ahmadiyah di South West, mengatakan: “Masih ada kekhawatiran tentang Islam, terutama mengingat peristiwa yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Jihadis. Kami percaya pada Jihad – tapi konsep sebenarnya dari Jihad merupakan salah satu reformasi diri dan tidak merugikan orang lain.

“Seorang muslim sejati tidak pernah berbicara dalam kebencian terhadap sesama warga, maupun terhadap otoritas penguasa atau pemerintah saat itu. Dia harus tetap setia dan sepenuhnya mematuhi hukum dimana ia tinggal. “

Kampanye bus datang pada saat ada perdebatan baru tentang apa yang dimaksud “nilai-nilai Inggris”.

“Islam sejati Islam yang damai adalah kutub terpisah dari pengucilan dan kebencian yang diajarkan oleh minoritas,” kata Noman. “Ekstremis seperti itu tidak mewakili Islam, namun kata-kata dan perbuatan mereka memiliki dampak merusak pada Muslim dan non-Muslim setiap hari. Dengan menekankan nilai-nilai yang disorot dalam kampanye kami, kami berharap dapat memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang Islam sehingga orang dapat menilai sendiri tindakan mereka yang mengaku berbicara dan bertindak atas nama yang baik. Islam menekankan promosi perdamaian dalam kata-kata dan perbuatan. “

Kampanye ini – bertepatan dengan bulan suci Ramadhan – merupakan bagian dari rangkaian aktivitas yang lebih luas oleh Muslim Ahmadiyah, termasuk simposium perdamaian antaragama, penggalangan dana bagi badan amal Inggris dan donor darah. Selama tahun lalu masyarakat telah mengangkat £ 500.000 untuk amal Inggris, menanam 30.000 pohon dan makan 10.000 orang tuna wisma.

“Ekstrimis menumpahkan darah, sedangkan kita memberikan darah,” tambah Mr Noman. “Sementara mereka mengambil nyawa, kami menyelamatkan nyawa. Ini adalah Islam yang benar dan itu adalah iman yang merupakan kekuatan pendorong bagi pekerjaan kami. “

Meskipun kampanye bus serupa di London dan Glasgow telah dikritik oleh beberapa pengamat sebagai “tidak realistis” dalam melawan persepsi negatif, Mr Noman mengatakan Hamaah Muslim Ahmadiyah tetap yakin itu akan menjadi langkah kecil namun positif ke depan.

Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

jalsah salanah german 2014 jamaah muslim ahmadiyah

33000 Muslim Ahmadi Menghadiri Pertemuan Tahunan di Jerman

Pemimpin Jamaah Muslim Ahmadiyah Sedunia Khalifatul Masih V, yang Mulia Hazrat Mirza Masroor Ahmad menutup Pertemuan Tahunan ( Jalsah Salanah ) Jamaah Muslim Ahmadiyah ke 39 di Jerman pada 15 Juni 2014 dengan pidato tentang pentingnya membangun ikatan pribadi dan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam pidatonya, Huzur bersabda bahwa sementara beberapa orang percaya bahwa Tuhan telah “mati”, kenyataannya adalah bahwa sifat-sifat Tuhan terus dimanifestasikan hingga sekarang seperti sebelumnya. Beliau bersabda bahwa Tuhan mendengar sebagaimana Dia selalu mendengar dan berbicara sebagaimana Dia selalu berbicara

Dalam pidatonya, Yang Mulia menguraikan metode dengan mana orang dapat memperoleh cinta kasih Allah. Mengutip secara ekstensif tulisan pendiri Jamaah Muslim Ahmadiyah, Yang Mulia, Hazrat Mirza Ghulam Ahmad dari Qadian, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan bahwa jika seseorang menginginkan hubungan dengan Allah SWT maka ia harus terlebih dahulu berusaha untuk membebaskan diri dari dosa dan harus mengingat Allah dengan cara sebagaimana ingat ayah mereka sendiri.

Yang Mulia menyoroti pentingnya doa sebelum berbicara tentang berbagai tanda-tanda langit yang ditemukan dalam mendukung Hadhrat Masih Mau’ud. Beliau menjelaskan tanda-tanda rohani dan mimpi yang melauinya orang-orang di seluruh dunia di era sekarang yang bergabung dengan Jamaah Muslim Ahmadiyah.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad

Hazrat Mirza Masroor Ahmad

Sebagai penutup, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Saya berdoa agar kita menjadi orang-orang yang memiliki pemahaman yang benar tentang iman mereka; yang dekat dengan Allah dan mendapatkan Cinta-Nya. Semoga kita benar-benar merupakan generasi penerus khazanah luas yang ditinggalkan Hadhrat Masih Mau’ud bagi kita. “

Acara diakhiri dengan doa dalam hati

Sebelumnya lebih dari 33.000 warga Ahmadiyah yang menghadiri acara di Karlsruhe mengambil bagian dalam janji bai’at yang emosional di tangan Khalifah, sementara Muslim Ahmadi di seluruh dunia juga ikut ambil bagian sambil melihat secara langsung di MTA International .

Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

masjid jamaah muslim ahmadiyah auckland

Jamaah Muslim Ahmadiyah Auckland Membuka Masjid untuk Umum

Sebuah masjid di Auckland membuka pintunya untuk umum dalam upaya untuk menghilangkan kesalahpahaman orang-orang terhadap Islam.

Jamaah Muslim Ahmadiyah Manukau mengatakan stereotipe masjid menjadi pusat penghasutan sangat salah.

Jamaah Muslim Ahmadiyah Manukau mengatakan bahwa stereotipe masjid menjadi pusat penghasutan sangat salah. Read the full story

Posted in UncategorizedComments (0)

mantan syi'ah mendapat ancaman hukuman mati karena masuk ahmadiyah

Mantan Syiah Terancam Nyawanya Setelah Masuk Ahmadiyah

The Asian Human Rights Commission (AHRC) mengeluarkan pernyataan hari ini mengungkap bahwa mereka telah menerima informasi tentang mantan Muslim Syiah yang atas pilihannya sendiri bergabung ke dalam Sekte Muslim Ahmadiyah sekarang menghadapi ancaman terhadap hidupnya.

Menurut informasi yang diterima oleh AHRC, Mr sharafat Din, 35 tahun, putra Ahmed Mir dan penduduk provinsi Gilgit Baltistan-Pakistan, yang berasal dari Sekte Islam Syiah atas pilihannya sendiri masuk Ahmadiyah pada abulan Juni 2013

Sekte Syiah adalah sekte terbesar kedua dalam Islam.

Menurut informasi lebih lanjut , anggota keluarga Din telah menculik istri dan anaknya sebagai hukuman atas bergabungnya Din ke dalam Islam Ahmadiyah.

Warga di mana ia tinggal telah menyatakan dia seorang kafir dan menyatakan bahwa ia akan dibunuh oleh warga karena keyakinan agamanya.

Keponakan Din telah mengajukan First Information Report (FIR) kepada Kepolisian, menuduhnya menyebarkan kebencian terhadap Muslim dan ‘menyebarkan ideologi Ahmadi’ di masyarakat. Menurut laporan polisi, pada gilirannya mereka akan mengajukan kasus pidana terhadap Din atas tuduhan menghasut kekerasan sektarian.

Din bersembunyi di berbagai kota berbeda karena nama dan fotonya telah didistribusikan kepada kelompok-kelompok agama yang berbeda diumumkan bahwa ia adalah seorang kafir.

AHRC mencatat dengan keprihatinan, penganiayaan terhadap Ahmadi oleh fundamentalis agama di Pakistan, yang sampai saat ini terus berlanjut dan mereka menganggap bergabung ke dalam sekte Ahmadiyah sebagai salah satu kejahatan terbesar terhadap prinsip-prinsip Islam.

Pakistan secara resmi telah menyatakan Ahmadiyah sebagai non-Muslim dan kebebasan beragama telah dibatasi oleh serangkaian peraturan, tindakan dan amandemen konstitusi. Sekte Ahmadiyah dinyatakan non-Islam dengan amandemen konstitusi tahun 1974 dan semua sekte Islam lainnya terus mendiskriminasikan komunitas Ahmadiyah sedemikian rupa sehingga mereka bahkan tidak diizinkan untuk melakukan setiap ritual Islam.

Ahmadiyah dilarang oleh hukum untuk beribadah di tempat umum, atau dalam bangunan yang diidentifikasi sebagai masjid, melakukan panggilan adzan, mengucapkan salam di depan umum dan atau memublikasikan kutipan dari Quran. Setiap Ahmadi yang ditemukan terlihat melakukan ritual Islam dijatuhi dengan hukuman utama kematian oleh pengadilan Pakistan atau pembunuhan oleh massa Islam.

Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in PersekusiComments (0)

Pemimpin Pemuda Muslim Ahmadiyah Dianugerahi “Relawan Tahun Ini” oleh Guardian Voluntary Sector Network

Selama pekan lalu kami meminta pembaca, pengikut Twitter dan teman-teman Facebook untuk memilih Guardian Voluntary Sector Network’s volunteer of the year.

Lebih dari 3000 telah memberikan suara dan kami dengan sangat senang mengumumkan bahwa pemenangnya adalah Kamal Aftab dengan 45% suara

Aftab, yang berhasil memenangkan iPad Air, adalah dokter mata yang tinggal di Huddersfield, relawanyang juga pemimpin wilayah dan mentor Asosiasi Pemuda Muslim Ahmadiyah (AMYA) – sebuah badan amal yang bertujuan untuk mengajarkan orang-orang muda keterampilan hidup dengan melibatkan mereka dalam masyarakat dan amal inisiatif.

Aftab telah bekerja pada proyek-proyek yang tak terhitung jumlahnya bagi badan amal yang berbeda dan bahkan ikut serta dengan sebuah tim untuk melakukan perjalanan ke Somerset saat banjir tahun ini.

Selamat kepada Aftab dan seluruh nominasi dan terima kasih untuk semua nominasi dan suara anda.

Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

Anggota Parlemen Leamington dan Warwick Beserta Lord Ahmad Berdiskusi Mengenai Politik Uni Eropa dan Diskriminasi

Lord Ahmad dari Wimbledon dan Chris White, anggota parlemen untuk Leamington dan Warwick, mengunjungi Jamaah Muslim Ahmadiyah di Masjid Ahmadiyah Leamington.

Sekitar 20 anggota jamaah ahmadiyah menghadiri sesi tanya jawab yang mencakup beragam topik termasuk Uni Eropa, masalah Ukraina dan diskriminasi yang dialami anngota Jamaah Muslim Ahmadiyah di Pakistan dan potensi hal yang sama terjadi di Inggris.

Sumber berbahsa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

Seorang Dokter Ahmadi Ditembak di Rabwah

Mehdi Ali, seorang dokter Ahmadi yang tinggal di USA sedang mengunjungi Paskitan dalam rangka pengkhidmatan di “Tahir Cardiac Hospital”.

Sejumlah pria bersenjata menembak mati Dokter tersebut yang merupakan anggota Jamaah Ahmadiyah pada hari Senin, kata para pejabat, ini merupakan serangan terbaru pada kelompok [yang terisolasi] tersebut.

Mehdi Ali, seorang ahli bedah jantung berusia 50 tahun yang tinggal di Amerika Serikat, diserang saat ia mengunjungi sebuah pemakaman di Rabwah di provinsi Punjab. Rabwah, juga dikenal sebagai Chenab Nagar, telah dianggap sebagai rumah dari Jamaah Muslim Ahmadiyah sejak tahun 1948 ketika Jamaah pindah dari Qadian, India ke Pakistan setelah pembentukan Pakistan pada tahun 1947.

“Dua pria bersenjata mengendarai sepeda motor menembak mati seorang ahli bedah jantung, Dr Mehdi Ali di luar pemakaman Ahmadi di Chenab Nagar,” kata pejabat polisi setempat Ahmed Ali. Dia mengatakan insiden itu terjadi pada hari Senin pagi ketika dokter akan pergi ke kuburan bersama keluarganya.

“Para penyerang telah melarikan diri dari TKP. Kami melihat ke lokasi insiden tersebut. Tampaknya telah terjadi serangan yang ditargetkan, “kata Ali.

Saleem Uddin, juru bicara komunitas Ahmadi, mengkonfirmasi insiden itu dan mengatakan, keluarga dokter lolos dari serangan dan tidak terluka.

Dokter itu berada di Pakistan dalam kunjungan singkat untuk melakukan pengkhidmatan di Tahir Cardiac Hospital, lembaga swasta dimana sendiri membantu membangun beberapa tahun yang lalu

Sumber berbahasa Inggris dapat di baca di : Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

Muslim Television Ahmadiyya Menyampaikan Pesan Khusus pada Dunia Arab dalam Peringatan 125 tahun

Jamaah Muslim Ahmadiyah di seluruh dunia menyampaikan pesan secara langsung tentang “Ahmadiyah” kepada dunia Arab dari Qadian, India.

Sebuah program khusus disiarkan langsung oleh Muslim Television Ahmadiyya Studio Qadian hari ini, yang disiarkan langsung ke seluruh dunia dari fasilitas MTA London.

Mohammad Sharief Odeh, yang melakukan perjalanan dari Palestina, menyajikan sebuah program bernama “Ismau Sauta Sama” di mana ia didampingi oleh Falah-Uddin Odeh, Aiman ​​Maliki dan Maulana Hameed Kausar sebagai undangan khusus.

Sebagai bagian dari perayaan ke 125 Jamaah Muslim Ahmadiyah, program yang dilangsungkan selama 3 hari dimaksudkan untuk memperkenalkan pesan Islam Ahmadiyah ke dunia Arab melalui siaran langsung dari tempat kelahiran Jamaah ini.

Khalifah Islām dan pemimpin spiritual Jamaah Ahmadiyah Muslim seluruh dunia, Hazrat Mirza Masroor Ahmad akan menyampaikan pesan khusus untuk dunia Arab pada 23 Maret, tanggal dimana Jamaah Muslim Ahmadiyah didirikan di tahun 1889.

Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

Page 2 of 512345

@WartaAhmadiyah

Tweets by @WartaAhmadiyah

http://www.youtube.com/user/AhmadiyahID

Kanal Youtube

 

Tautan Lain


alislam


 
alislam


 
alislam


 
alislam

Jadwal Sholat

shared on wplocker.com