W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Tag Archive | "ahmadiyya times"

abdul-qadir-dehlvi-warta-ahmadiyah

Abdul Qadir Dehlvi Darwisy Meninggal Dunia di Qadian

Ahmadiyya Times.Dilaporkan Abdul Qadir Dehlvi meninggal di Qadian setelah sakit yang cukup lama dalam usia 97 tahun.

Dehlvi menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Ahmadiyah Colony dan ia dimakamkan di Bahisyti Maqbarah pada Selasa sore , 15 Januari 2014.

Dehlvi datang ke Qadian sebagai sukarelawan menyambut seruan Khalifah kedua Jamaah Muslim Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Bashsiruddin Mahmud Ahmad, untuk melindungi keluarga Ahmadi dan tempat-tempat suci.

Para relawan yang tinggal kembali ke Qadian pada saat partisi India-Pakistan berdasarkan arahan pimpinan spiritual mereka – berjumlah 313 orang – datang untuk dihormati sebagai tetua dan mereka mendapat panggilan Darwisy, panggilan yang menandakan rasa tidak mementingkan diri sendiri.

Darwisy Dehlvi bertugas di berbagai departemen Jamaah Ahmadiyah untuk jangka waktu yang lama.

Maulana Mohammad Inaam Ghori, Kepala Sekretaris Jamaah Muslim Ahmadiyah Qadian, memimpin shalat jenazah dan ribuan Muslim Ahmadi lainnya bergabung.

Dehlvi dimakamkan di area khusus yang diperuntukkan bagi para darwisy. Pada akhir upacara pemakaman, Maulana Ghori memimpin do’a.

Abdul Qadir Dehlvi meninggalkan tiga putra dan empat putri. Dua dari anak-anaknya, Nooruddin Ismail dan Noorul Ameen, datang dari Jerman untuk menghadiri pemakaman tersebut.

Darwisy Dehlvi dikenal karena telah bertemu Paus Yohanes Paulus dan menyampaikan pesan bahwa pembaru jaman ini, Mesias yang dijanjikan telah datang di Qadian, India. Kabarnya Dehlvi juga telah menjelaskan ajaran Islam dan ahmadiyah yang benar kepada Paus.

Posted in MancanegaraComments (0)

geo-tv-pakistan

GEO TV Pakistan memberikan klarifikasi dan meminta maaf tentang tayangan anti-ahmadiyah

Ahmadiyya Times. Jurubicara Geo TV hari ini memberikan klarifikasi bahwa komentar para tamu dalam acara yang ditayangkan Subh-e-Pakistan pada 22 Desember telah melanggar kode etik. Jurubicara mengatakan bahwa sulit untuk mengontrol setiap pembicara dimana mereka memiliki pemikiran masing-masing.

Dia Menambahkan bahwa jaringan Geo meyakini toleransi dan selalu mempromosikan harmoni diantara berbagai golongan. Kontroversi komentar anti-Ahmadiyah yang berlangsung selama acara religi tersebut yang dipandu oleh Amir Liaquat Hussain telah mengakibatkan perdebatan.

Jurubicara Geo selanjutnya meminta maaf atas segala konten yang menyinggung dan berkata bahwa kebijakan stasiun televisi tetaplah konsisten dengan aturan Pakistan Electronic Media Regulatory Authority.

Posted in MancanegaraComments (0)

[7 Desember 2014] Jalsah Salanah Singapura sukses dan lancar terlaksana

PUJI syukur ke hadirat Allah Taala, pada Ahad, 7 Desember 2014, menjadi hari suksesnya pelaksanaan pertemuan tahunan atau jalsah salanah Jamaah Muslim Ahmadiyah Singapura yang ke-27 tahun.

Lokasi jalsah berada di kompleks Masjid Taha, ia ada di bagian timur negara kota Singapura.

Panitia jalsah mengatakan, jalsah dihadiri hampir empat ratus orang termasuk 367 muslim Ahmadi dari negara-negara Asia Tenggara.

Jalsah berisi ceramah-ceramah rohani, silaturahmi dari hati ke hati, hingga shalat berjamaah.

Amanat khusus dari Hadhrat Khalifatul Masih V Mirza Masroor Ahmad atba. dibacakan pada awal pembukaan jalsah.

Selama acara ceramah-ceramah berlangsung, hadirin bisa menikmatinya dengan dua bahasa, yaitu Malaysia dan Inggris.

Jalsah Singapura juga dilengkapi studio MTA dan tenda khusus untuk tamu VIP berikut fasilitas-fasilitas kesehatan serta layanan pengobatan homeopati.

Para penceramah adalah para muballigh, hingga para amir maupun ketua nasional dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Hadir pula Mr. Peter Lee yang menyampaikan pesan khusus dari pemerintah Singapura untuk pelaksanaan jalsah salanah.

Mr. Lee Koon Choy, seorang politikus penting dan anggota dari lima parlemen utama di Singapura juga hadir.

Ada juga perwakilan dari Menteri Kebudayaan dan Agama dari Kamboja juga menyampaikan pengalamannya menghadiri jalsah. Ia berbicara dalam bahasa Kamboja.

Tak ketinggalam para delegasi Ahmadi dari mancanegara menceritakan kesan-kesan baiknya selama tiga hari berada di jalsah.

Adalah Ketua Panitia Jalsah Salanah, yaitu Mr. Syed Hafeez Ali, yang pada saat penutupan membacakan laporan akhir jalsah tersebut.[]

AhmadiyyaTimes | ARH | DMX WA

Posted in Dakwah, Mancanegara, NasionalComments (0)

Seribu orang akan hadiri syiar perdamaian oleh Khalifah di London

“Masjid terbesar di Eropa Barat menjadi tuan rumah pada simposium bersejarah tersebut”

Wall Street Online.de

IMAM Jamaah Muslim Ahmadiyah Sayyidina Amirul Mukminin Hadhrat Khalifatul Masih V Mirza Masroor (Hudhur) atba. direncanakan menyampaikan pidato utama pada pelaksanaan Simposium Nasional Perdamaian yang ke-11 yang didahului sebuah audiensi internasional dengan sekretaris negara, para duta besar, perwakilan para pemimpin keagamaan, dan para pejabat negara dalam rangka mengantisipasi meningkatnya kekhawatiran ekstremisme di seluruh dunia.

Seruan untuk perdamaian akan dilakukan oleh Hudhur atba. pada Sabtu, 8 November 2014, di landmark Masjid Baitul Futuh London Selatan.

Khilafat Muslim Ahmadiyah telah ada selama lebih dari 100 tahun. Selama 30 tahun terakhir, ia telah berbasis di London.

Tepatnya, simposium berjudul “Khilafat, Perdamaian, dan Keadilan” bakal menyatukan agama, denominasi, dan delegasi lintas aliran: untuk mengentaskan isu Khilafat dan perannya di dunia sekarang.

Hudhur atba. bersabda, “Tindakan-tindakan mengerikan dari para ekstremis sangat bikin susah kita. Bukan hanya karena kekejaman biadab mereka. Tetapi juga karena mereka mengatasnamakan Islam dan mencemarkan nama baik Islam. Sebagai muslim, itu adalah tugas kita untuk mengingatkan orang-orang akan Islam yang sejati dan damai. Bahkan, semua agama mengajarkan kedamaian sebagaimana yang bisa dilihat dari kehidupan para Nabi ‘alaihimus-salaam.

“Para pemimpin rohani atau khalifah, jika mereka teguh pada iman mereka, oleh karena itu tidak akan pernah bisa terlibat dalam kekerasan. Saya mengajak semua orang yang baik hati untuk bersatu melawan kebencian dan melalui doa serta kerja tekun guna mengusung perdamaian di dunia.

“Seratus tahun sejak Perang Dunia Pertama, kita doakan bagi mereka yang medarmabaktikan hidup mereka bagi negaranya, adalah tugas kita untuk menghormati kenangan mereka dengan berjuang bagi perdamaian sehingga pengorbanan mereka tidak sia-sia.”

Simposium pula akan mengadakan konferensi pers bersama Hudhur atba..

President Jamaah Muslim Ahmadiyah Inggris Raya Rafiq Hayat mengatakan, “Dari Kanada hingga Timur Tengah, pembunuhan berdarah dingin oleh ISIS dan lain-lain telah menyoroti isu ekstremisme dan mempertanyakan peran khilafat. Konferensi ini tepat waktunya, berusaha untuk mengeksplorasi perbedaan antara mitos dan realitas akan konsep khilafat yang benar.”

Selama simposium, Hadhrat Khalifah atba. juga akan menghadirkan Ahmadiyya Muslim Prize for the Advancement of Peace, yang pernah diluncurkan pada tahun 2009, dianugerahkan kepada Magnus MacFarlane-Barrow pendiri dan chief eksekutif Meals Maria atas sumbangsihnya yang tiada tara untuk ketahanan pangan dan pengadaan pendidikan bagi anak-anak di seluruh negara berkembang.

PR Newswire | PeaceSymposium.org.uk | Ahmadiyya Times | DMX | WA

Posted in Dakwah, Kemanusiaan, Mancanegara, Rabthah, Siaran PersComments (0)

dokter-ahmadi-dibunuh

Seorang Dokter Ahmadi Disyahidkan di Mirpur Khas, Sindh, Pakistan

Ahmadiyya Times. Seorang Ahmadi yang berprofesi sebagai praktisi medis ditembak mati di Mirpur Khas, bagian pedesaan Sindh di Pakistan

Dilaporkan bahwa Dr Mubashar Khosa ditembak sekitar pukul 08:00 waktu setempat di kliniknya oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor.

Menurut juru bicara Ahmadiyah Pakistan, Mr Salimud Din, Dr Khosa biasanya “menjenguk pasien di kliniknya di Sanghar Bypass Ring Road di Mali Colony.”

Selanjutnya, menurut juru bicara Ahmadiyah, Dr Khosa sedang melihat pasiennya ketika dua pengendara sepeda motor yang tidak dikenal mampir ke kliniknya, memasuki ruangan dan melepaskan tembakan pada dirinya.

Dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Korban berusia sekitar 50 tahun dan meninggalkan dua anak perempuan, dua anak laki-laki dan seorang istri.

Sumber lokal mengatakan Dr Khosa adalah anggota Jamaah Muslim Ahmadiyah yang sangat aktif dan seorang pria yang bereputasi baik.

Posted in Mancanegara, PersekusiComments (0)

masjid-al-fadhl-ahmadiyah-london

Muslim Ahmadiyah UK Mendonasikan £10,000 untuk Melawan Ebola di Liberia

Ahmadiyya Times. Asosiasi Muslim Ahmadiyah di Inggris telah menyumbangkan dua cek sebesar Sepuluh Ribu Pounds Inggris (£ 10.000,00) untuk membantu Pemerintah Liberia dalam memerangi penyebaran virus mematikan Ebola di Liberia.

Uang ini akan digunakan untuk membeli obat-obatan penting dan alat pelindung bagi para praktisi medis yang telah mendedikasikan waktu dan usaha mereka dalam memerangi virus Ebola.

Memanfaatkan presentasinya pada suatu perayaan khusus di London akhir pekan lalu, Presiden Nasional Jamaah Muslim Ahmadiyah Inggris, Mr Rafiq Hayat mencatat bahwa kondisi kesehatan di Liberia merupakan hal yang penting diperhatikan oleh Jamaahnya apalagi negara tersebut sedang melakukan proses pembangunan besar-besaran. Dia mengatakan, jumlah tersebut adalah kontribusi awal asosiasinya dan upaya akan dilakukan untuk menggalang dukungan lebih dari masyarakat lain Ahmadiyah.

Cek yang disampaikan kepada Duta Besar Rudolf von Ballmoos yang kemudian menyerahkannya kepada wakil dari Liberia dan Asosiasi Tenaga Medis dan Dokter Gigi Liberia di Inggris, Dr Kokulo Waiwaiku dan Presiden Organisasi Uni Liberia di Inggris, Mr Prince Taylor. Jamaah Ahmadiyah telah memulai pembelian obat-obatan yang dimaksud yang akan diterbangkan ke Liberia segera.

Jamaah Muslim Ahmadiyah saat ini mengoperasikan ruang puskesmas dengan sebelas kamar di Tubmanburg, Bomi yang dibangun pada tahun 2007 dengan biaya US$ 70.000,00 untuk menunjang sistem pelayanan kesehatan pemerintah. Klinik ini didedikasikan oleh Wakil Presiden Joseph N. Boakai.

_
TMZ Liberia Magazine
AllAfrica

Posted in Kemanusiaan, MancanegaraComments (4)

ribuan-umat-hindu-dan-sikh-hadiri-halal-bihalal-yang-diadakan-muslim-ahmadiyah-qadian-warta-ahmadiyah

Ribuan Umat Hindu dan Sikh Hadiri Halal Bihalal Yang Diadakan Muslim Ahmadiyah Qadian

Ahmadiyya Times. Dalam sambutannya, Sekretaris Jamaah Ahmadiyah , Maulana Mohammad Inaam Ghori, mengungkapkan kegembiraannya bahwa ribuan saudara Hindu dan Sikh datang ke sini untuk merayakan Idul Fitri dengan Muslim.

Jamaah Muslim Ahmadiyah Qadian menyelenggarakan Halal Bihalal di Qadian, di mana ribuan kawan dari organisasi Hindu dan Sikh berkumpul untuk merayakan Halal Bihalal dengan Muslim Ahmadi.

Maulana Mohammad Inaam Ghori memimpin acara yang diadakan di rumah tamu SARAE Tahir

Perayaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat dan politisi termasuk, Raman Bahal, Sukhdev Singh Bedi, Akali Leader, Jarnail Singh Mahal; Kongres MLA, Tripat Rajinder Singh Bajwa; Anggota SGPC Gurinder Pal Singh Gora.

Mantan Menteri Kabinet, Sewa Singh Sekhwan, mengatakan dalam pidatonya bahwa ia sangat terkesan dengan ajaran Islam dan Ahmadiyah. Mr Sekhwan mengatakan dia telah melihat Islam sejati pada Ahmadiyah.

Dalam sambutannya, Sekretaris Jamaah Ahmadiyah , Maulana Mohammad Inaam Ghori, mengungkapkan kegembiraannya bahwa ribuan saudara Hindu dan Sikh datang ke sini untuk merayakan Idul Fitri dengan Muslim.

Pemimpin partai AAP seperti Singh Chotepur, Narinder Singh Sekhwan, Kashmir Singh Rajput, Mukesh Verma menyampaikan salam kepada Jamaah Ahmadiyah Jamaat pada acara Halal Bihalal. (nan)

Posted in Mancanegara, RabthahComments (0)

rumah-ahmadi-dibakar-beberapa-meninggal-gujranwala-warta-ahmadiyah

Sejumlah Rumah Ahmadi Dibakar dan Mengakibatkan Korban Jiwa di Akhir Ramadhan di Gujranwala Pakistan

Ahmadiyya Times. Sejumlah rumah Ahmadi dibakar oleh massa Islam di Colony Rakyat kota Gujranwala di Punjab tengah sebuah propinsi di Pakistan sementara Polisi hanya menyaksikan.

Tragedi ini terjadi pada Minggu petang 27 Juli 2014.

Sebuah kesatuan besar polisi enggan menghentikan kekerasan massa dan beberapa rumah yang dibakar demikian laporan terakhir.

“Pakistanis merayakan akhir Ramadhan dengan membakar rumah-rumah Ahmadi,” kata Imran Jattala, pemimpin redaksi Ahmadiyah Times, dalam sebuah posting di media sosial.

Dr. Basharat Nazir, juru bicara nasional Jamaah Muslim Ahmadiyah Inggris, menyatakan melalui akun Twitter pribadinya bahwa kesalahan utama atas kejahatan anti-Ahmadiyah menjadi tanggungjawab pemerintah Pakistan

“Pemerintah Pakistan terus menolak bahwa Ordonansi XX mengakibatkan Muslim Ahmadiyah menjadi target pembakaran, pembunuhan, pelecehan di mana saja dan kapan saja.” tulis Dr Nazir.

[Update] Menurut sebuah laporan stasiun TV lokal , Samaa seorang wanita dan dua anak meninggal dalam kebakaran. Sejumlah besar massa Muslim terlihat menari di jalan-jalan sementara rumah Ahmadi sedang terbakar dan penghuninya tewas.

[Update] Menurut sumber lokal yang tidak mau disebutkan namannya, polisi dan media memberitakan dengan tidak akurat bahwa tleha terjadi bentrokan anatara para Ahmad dan non-Ahmadi.

“Ini adalah murni serangan terhadap Ahmadiyah, sangat sederhana, kata sumber itu.” Dan orang-orang yang mencoba untuk melindungi diri dari pemukulan yang disebut sebagai ‘bentrokan’. “

“Wartawan seperti Asad Kharal dari Express Tribune secara serampangan menggunakan kata ‘bentrokan’ dan menyindir bahwa Ahmadiyah memulainya ketika mereka menyerang beberapa orang yang telah datang untuk memprotes tentang material menghujat yang diposting di Facebook,” kata sumber tersebut lebih lanjut.

Kamal melanjutkan dengan mengatakan bahwa 7 Ahmadiyah yang terluka, menderita karena mereka memutuskan untuk “mengunci diri di rumah-rumah mereka.”

Tahir Imran, Produser BBC New Media & Social Media untuk BBCUrdu, melaporkan bahwa Deputy Superintendent Polisi Pertama Gujranwala Malik Afzal, “terang-terangan berbohong” dengan menyatakan tidak ada serangan terhadap Ahmadiyah sama sekali.

“The Deputy Superintendent Polisi Malik Afzal menyebut pembakaran & penggeledahan rumah-rumah ini sebagai” protes di jalan & membakar beberapa ban “,” tulis Tahir Imran yang diposting dalam linmasa Twitter-nya.

[Update] Menurut juru bicara Ahmadiyah, Mr Saleem-ud Din, 3 warga Ahmadiyah meninggal karena kebakaran dan empat lainnya menderita luka parah. Korban meninggal diidentifikasi sebagai Bashiran Bibi berusia 55 tahun, Hira 7 tahun adiknya Kainat.

[Update] Konfirmasi terakhir dengan juru bicara Ahmadiyah, jumlah korban meninggla kini menjadi 4 ditambah dengan bayi yang meninggal dalam kandungan ibunya karena sesak napas akibat kepungan api di rumah mereka. Keguguran terjadi di rumah sakit tempat ibu hamil dirawat karena luka-luka yang diderita akibat kebakaran tersebut.

Catatan : berita resmi terbaru dapat sila baca di http://warta-ahmadiyah.org/massa-menyerang-dan-membunuh-muslim-ahmadi-pakistan/

Posted in PersekusiComments (0)

ahmadiyah-pakistan-imtiaz-ahmad

Seorang Ahmadi Dibunuh di Nawabshah Pakistan

Ahmadiyya Times Seorang pria Ahmadi dibunuh hari ini (14 Juli 2014) di Nawabshah, sebuah kota 170 km sebelah timur laut dari kota pelabuhan Pakistan, Karachi di provinsi Sindh.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan melalui situs micro-blogging, Twitter, departemen pers Jamaah Muslim Ahmadiyah di Pakistan mengatakan bahwa korban berusia38 tahun Imtiaz Ahmad, berdiri di depan tempat usaha miliknya di Trunk Bazar ketika dia dihantam peluru di kepalanya.

Korban yang merupakan seorang pemimpin pemuda Muslim Ahmadiyah setempat, tewas sekitar pukul 16:30 waktu setempat, menurut sebuah sumber.

Ahmad meninggalkan orang tua yang sudah sepuh, istri dan tiga anak. Anak bungsunya baru berumur beberapa bulan.

Nawabshah, terletak di Shaheed Benazir Abad District (sehingga dinamai setelah pembunuhan Benazir Bhutto, mantan Perdana Menteri Pakistan) memiliki sejarah berdarah dengan banyak pembunuhan Ahmadi.

Meskipun penyebab pembunuhan Imtiaz Ahmad belum diketahui secara resmi, keluarga korban telah mengalami pembunuhan berbasis agama di masa lalu.

Paman korban, Seth Muhamad Yousaf ditembak mati di Nawabshah karena keyakinannya sehari setelah penayangan episode TV, Aalim online, di mana kebencian pengkhotbah terkenal telah memfasilitasi penerbitan fatwa yang menyerukan pembunuhan Ahmadiyah karena mereka ‘murtad’ dari Islam.

Seth Yousaf adalah presiden Jamaah Ahmadiyah lokal ketika dia dibunuh pada bulan September 2008.

Menurut laporan setempat, anak Seth Yousaf, Asif Daud, juga menjadi target pembunuhan beberapa bulan yang lalu tapi untungnya dia lolos dari upaya pembunuhan.(nan)

Posted in PersekusiComments (0)

jamaah muslim ahmadiyah inggris

Imam Jamaah Muslim Ahmadiyah Mengecam ISIS

RIBUAN umat Islam berkumpul untuk sholat di sebuah masjid selatan London saat mereka mendesak anak muda untuk meninggalkan ekstremisme agama.

Lebih dari 5.000 jamaah menghadiri Masjid Baitul Futuh di Morden, London selatan barat untuk acara khusus hari ini [27 Juni]

Mereka mendengar pidato dari Yang Mulia Mirza Masroor Ahmad, pimpinan Jamaah Muslim Ahmadiyah (AMC), di mana beliau mengecam tindakan kelompok pemberontak Islamic State in Iraq and Greater Syria (ISIS).

Pesan khusus ini disampaikan setelah salat dan khutbah Jumat, diselenggarakan oleh Jamaah Muslim Ahmadiyah di tengah laporan bahwa ada warga Inggris di antara mereka yang berjuang bersama ISIS dan ketakutan terhadap [bahaya] dimana pemuda Muslim bersedia untuk melakukan perang di luar negeri.

Ribuan lainnya berkumpul untuk acara serupa di masjid-masjid di seluruh negeri.

Seorang juru bicara Jamaah Muslim Ahmadiyah memperkirakan bahwa lebih dari 10.000 jamaah mungkin tengah mendengarkan pesan tersebut.

Dia mengatakan: “Pesan itu bagi kita sebagai sebuah jamaah, di Inggris dan di seluruh dunia, untuk mengecam tindakan ISIS dan bagi anak muda Muslim Inggris yang mengekspor ekstremisme untuk kembali melihat posisi mereka.”

Dia juga mengatakan jamaah menyerukan kepada mereka untuk “meninggalkan ekstremisme dan mendiskusikan masalah apa pun yang mereka miliki”.

_
Sumber berbahasa Inggris dapat dibaca di Ahmadiyya Times

Posted in UncategorizedComments (0)

Page 1 of 512345

@WartaAhmadiyah

Tweets by @WartaAhmadiyah

http://www.youtube.com/user/AhmadiyahID

Kanal Youtube

 

Tautan Lain


alislam


 
alislam


 
alislam


 
alislam

Jadwal Sholat

shared on wplocker.com